SELASA , 12 DESEMBER 2017

Dinkes Berutang Alkes Rp 13 Miliar

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 21 Oktober 2017 13:45
Dinkes Berutang Alkes Rp 13 Miliar

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Andi Naisyah Azikin. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar ternyata memiliki utang Alat Kesehatan (Alkes) sebesar Rp 13 miliar. Dewan pun mendesak agar kewajiban tersebut segera diselesaikan.

Kepala Dinkes Kota Makassar, Naisyah T Azikin, mengatakan, alkes senilai Rp 13 miliar tersebut bukanlah utang, melainkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang hanya dikeluarkan oleh pemerintah pusat tahun 2016. Tetapi, dana tersebut belum dicairkan ke pemerintah kota, termasuk ke Dinkes.

“Padahal kita sudah belikan alat kesehatan tahun 2016 lalu dan sudah ada di Rumah Sakit Daya dan tiap puskesmas,” ungkap Naisyah saat ditemui di kantornya, Jumat (20/10) kemarin.

Ia mengatakan, permasalahan belum dicairkannya DAK tersebut tidak hanya terjadi di instansinya, akan tetapi ada beberapa dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengalami hal serupa. Salah satunya adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“DAK yang turun itu kan bermasalah di seluruh Indonesia, tidak 100 persen yang dikucurkan. Sehingga, kita berutang pada perusahaan alkes,” jelasnya.

Naisyah menambahkan, pembelian alkes untuk rumah sakit dan puskesmas melalui e-katalog dari perusahaan kesehatan.

“Menurut Bagian Keuangan Pemkot, aturan dari pusat bahwa itu adalah jalannya untuk masuk dibayarkan DAK dan telah diputuskan di APBD Perubahan,” ujarnya.


div>