SENIN , 17 DESEMBER 2018

Dinkes Jamin Tidak Ada Peredaran Obat PCC di Pangkep.

Reporter:

asharabdullah

Editor:

Selasa , 19 September 2017 15:45
Dinkes Jamin Tidak Ada Peredaran Obat PCC di Pangkep.

Dinkes Pangkep bersama BPOM, saat melakukan sidak di toko obat yang ada di Pangkep, Senin (18/9) Foto: ist

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep telah melakukan pemantauan peredaran obat ilegal di sejumlah apotik dan toko obat di Pangkep, Senin (18/9) kemarin.

Terkait hal itu, Kadis Kesehatan Pangkep Indriani Latief yang ditemui, Selasa (19/9) mengatakan, pihaknya saat ini intens melakukan pemantauan bersama BPOM Provinsi Sulsel terkait peredaran obat-obatan terlarang. Jika ditemukan, pihaknya tidak segan menutup apotik yang kedapatan menjual obat ilegal.

“Apabila terbukti ada toko obat atau warung yang menjual obat seperti tramadol, somadril maupun obat-obat terlarangnya dan memberikannnya kepada masyarakat tanpa resep dokter, kami akan cabut izinnya”, tegas Indry.

Kendati demikian, Indry menjamin tidak ada peredaran obat berjenis PCC yang beredar di Pangkep, seperti yang diresahkan dibeberapa daerah.

“Kita jamin tidak ada obat jenis PCC yang beredar di Pangkep. Kalau itu tidak perlu di khawatirkan”, ujarnya.

Terpisah, Kepala Seksi Farmasi BPOM Dinas Kesehatan Pangkep, Rahbiati mengatakan, pemantauan obat di sejumlah apotik dan toko obat di Pangkep ini hanya untuk memastika legalitas obat, dan peredarannya sesuai anjuran dokter.

“Tramadol, Somadril, atau obat anti depresi, di apotik resmi tidak masalah, dengan catatan harus dengan resep dokter. Namun, fungsi kita di Kabupaten hanya koordinasi, apabila kedapatan yang eksekusi adalah BPOM Provinsi,” singkat Rahbiati


div>