SABTU , 20 OKTOBER 2018

Dinkes Makassar Lakukan Sosialisasi Pencegahan Penyakit TB

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 08 Maret 2017 21:44
Dinkes Makassar Lakukan Sosialisasi Pencegahan Penyakit TB

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tingginya kasus penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tubercolusis (TB) menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat umum.

Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Makassar,  Rosvyna Abu Bakar, menuturkan sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penderita TB, agar tidak terjadi kasus putus pengobatan, serta mendapat pelayanan pengobatan teratur sampai sembuh.

“Sosialisasi baik dari aspek kesehatan maupun dari aspek ekonomi sosial, untuk itu perlu dilakukan program penanggulangan penyakit tersebut secara menyeluruh,” ujarnya  saat sosialisasi TB MDR lintas sektoral sekota Makassar yang diselenggarakan di Hotel D Maleo. Rabu (8/3).

Kegiatan Sosialisasi yang diselenggarakan melibatkan 50 orang peserta, dari 5 kecamatan dslam wilayah kota Makassar yaitu kecamatan Tamalanrea, Wajo, Makassar, Rappocini dan Tamalate.

Menurutnya, Dinas Kesehatan Kota Makassar, dalam menanggulangi penyakit tersebut melaksanakan gerakan ketuk pintu bagi Masyarakat, bekerja sama dengan lintas sektoral baik  Pemerintah Kecamatan maupun pemerintah tingkat  Kelurahan.

“Ini yang kita sosialisasikan, guna mencegah ancaman penyakit,” pungkasnya.

Sementara itu,  dalam sambutan Sekretaris kota (Sekkot) Kota Makassar Ibrahim Saleh mengemukakan bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO ) telah mencatat ditahun  2011 ada sekitar 500.000 kasus penyakit  Tuberculosis (TB ) yang kebal terhadap obat INH dan Rifaphisin dengan jumlah angka kematian akibat bakteri tersebut  setiap tahunnya sekitar 150.000 orang.

“Dengan penanganan pasien TB, melalui program Matic Managemen Of Drug Resisten oleh WHO, khususnya dikota Makassar diharapkan mampu untuk menurunkan angka penularan pada penderita TB di  masyarakat,” tuturnya


div>