MINGGU , 24 JUNI 2018

Dipecat, Empat Kepala Dusun Mengadu ke DPRD Takalar

Reporter:

Editor:

irsad ibrahim

Kamis , 01 Februari 2018 11:18
Dipecat, Empat Kepala Dusun Mengadu ke DPRD Takalar

int

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Takalar dari Komisi I menerima aspirasi perangkat desa yang telah di pecat oleh pelaksana tugas (Plt) kepala desa. Pemecatan staf dan perangkat desa ini sudah kerap terjadi di Takalar, dimana sebelumnya pemecatan perangkat desa terjadi di Desa Bontoloe, Kale Bentang, Sampulungan.

Kali ini kembali terjadi empat orang menjadi korban pemecatan Kepala dusun oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Parambambe, kecamatan Galesong yang dijabat oleh Nur Aeni salah satu Aparatur Sipil Negara  (ASN) di Pemerintah Kabupaten Takalar, sehingga mereka mendatangi DPRD Takalar untuk menyampaikan aspirasinya, rabu (31/1).

Menurut korban pemecatan, Junaeda yang pernah menjabat sebagai kepala dusun Paku desa Parambambe, Kecamatan Galesong, mangatakan bahwa selama 11 tahun dirinya dipercayakan masyarakat menjadi kepala dusun, “baru kali ini kami dipecat tanpa alasan yang jelas, kami juga tidak pernah merasa melakukan kesalahan”, ungkap Junaedah.

Sudah tiga kali pergantian Kepala Desa, dua kali pergantian Bupati dan Wakil Bupati kami tidak pernah diganti. Kami hanya heran, sehingga kami ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi dan  untuk mencari kejelasan penyebab pemecatan kami. Berdasarkan dengan informasi dari beberapa masyarakat kami dipecat karena tidak mendukung bupati terpilih, kata Junaedah.

Kami hadir disini bersama tokoh masyarakat setempat sambil membawa surat dukungan yang ditandatangani kurang lebih 500 warga Parambambe yang meminta supaya keempat kepala dusun mereka tetap dipertahankan, warga kami bertanda tangan semua supaya dipertahankan. Jadi kami berharap ada jalan keluarnya dan paling tidak, ini tidak kembali terjadi.

Korban pemecatan ini langsung diterima oleh Legislator dari Komisi I, Nurdin HS dan Husniah Rahman dan dihadiri pula legislator dari daerah pemilihan Galesong, Dahlan Beta. Menurut Sekretaris Komisi I DPRD Takalar, Husniah Rahman meminta kepada perwakilan warga untuk bisa menahan diri dan menjaga stabilitas desa, bapak dan ibu agar tetap menahan diri, “Kami tetap menerima aspirasi ini dan akan kami tindak lanjuti dalam waktu dekat,” Janji Husniah (*)


Tag
  • takalar
  •  
    div>