RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Dipolisikan SBY, Pengacara Novanto Sama Sekali Tak Gentar

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 08 Februari 2018 16:30
Dipolisikan SBY, Pengacara Novanto Sama Sekali Tak Gentar

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (Dok.JawaPos)

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya dilaporkan mantan Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono ke Bareskrim Mabes Polri terkait fitnah dan pencemaran nama baik.

Meski demikian, Firman menanggapi hal itu dengan santai. Menurutnya apa yang disampaikannya beberapa waktu lalu, yakni soal dugaan keterlibatan SBY dalam kasus e-KTP, merupakan fakta hukum di persidangan.

“Kemudian sehubungan pelaporan terhadap diri saya, ya saya hormati. Walaupun tentu penegak hukum tahu, ini proses penegakan hukum yang sedang berjalan. Tidak boleh diganggu oleh siapapun juga,” kata Firman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Kuasa Hukum Setya Novanto, Firman Wijaya (Dok.JPNN/JawaPos.com)

Firman menegaskan, pelaporan SBY tersebut dapat berpotensi mengganggu proses peradilan.

Jadi, apa yang disampaikan SBY jika hal ini adalah perang, merupakan tanggapan yang salah.

“Jadi ini suasana damai, pencarian kebenaran,” ungkap Firman.

Firman menyebut, penanganan kasus korupsi e-KTP bukan masalah pribadi, melainkan kasus kebijakan publik yang harus dipertanggungjawabkan.

“Saya bilang kasus ini dipotret dengan sejernih-jernihnya, dengan sejelas-jelasnya. Ini delik yang diadukan di pengadilan tindak pidana korupsi. Jadi saya rasa sederhana, semua yang memiliki jabatan harus dimintai pertanggungjawaban dalam kasus e-KTP ini,” ujar Firman.

Dengan kata lain, Firman menuturkan semua yang menjabat saat proses berlangsungnya proyek e-KTP harus dimintai pertanggungjawaban.

“Setiap kebijakan punya kewenangan dan tanggungjawab untuk menentukan proses didalam pengungkapan e-KTP ini,” pungkasnya.

(rdw/JPC)


div>