SENIN , 18 DESEMBER 2017

Dipukul Ayah karena Labrak Jedun, Shafa Dibela Kak Seto

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 23 November 2017 14:01
Dipukul Ayah karena Labrak Jedun, Shafa Dibela Kak Seto

int

RAKYATSULSEL.COM – SETO Mulyadi atau Kak Seto selaku pemerhati anak mengecam kasus pemukulan terhadap Shafa Harris.

Pemukulan itu adalah bagian dari drama perselingkuhan antara Jennifer Dunn dengan Faisal Harris yang diungkap sang anak yakni Shafa.

Harris telah menampar anaknya dan lebih membela Jennifer yang notabene adalah selingkuhannya.

Kak Seto menegaskan, dia telah mengetahui insiden itu. Dia juga telah menelepon langsung Harris yang melakukan kekerasan tersebut.

“Tentu sikap orang tua seperti itu tak bisa dibenarkan, saya sudah telpon yang bersangkutan,” kata dia ketika ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/11).

Bahkan Kak Seto berencana untuk tatap muka dengan pihak terkait di perkara ini.

“Kalau ada waktu bisa atur pertemuan, lagipula ini (korban) teman dari anak saya juga,” sambung dia.

Ke depan, dia berharap kasus semacam ini tak terulang lagi. Apalagi sampai menjadi contoh bagi orang tua lainnya.

“Ini tidak jadi contoh kepada orang tua lain agar jangan sewenang-wenang kepada anak. Orang tua harus rendah hati, mau dikritik, berani jujur untuk menyikapi situasi yang ada,” papar dia.

Terlebih sampai memukul anak, menurut Kak Seto, itu bukan sikap yang baik sebagai orang tua.

“Kalau anak tiba-tiba kecewa, ya orang tua jangan sampai emosi, jangan sampai ada kekerasan seperti itu,” tegas dia.

Haris sebelumnya kesal mengetahui anaknya melakukan kekerasan terhadap Jennifer Dunn.

Kala itu, Shafa mendorong dan menjambak wanita yang karib disapa Jedun itu.

Tak terima mendapat perlakuan tersebut, Jedun pun melapor pada Haris. Usai melabrak Jedun, Shafa ternyata dipukul oleh Harris.

Hal itu dibenarkan oleh Harris. Menurutnya, hal tersebut dilakukan untuk mendidik Shafa yang masih berusia 14 tahun.

“Saya punya hak untuk mendidik anak saya, mutlak itu kewajiban saya. Alangkah baiknya hal tersebut (penganiayaan terhadap Jedun-red) dilakukan oleh anak 14 tahun,” kata Faisal Haris, Senin (20/11). (fan/JP/jpnn)


div>