RABU , 13 DESEMBER 2017

Direktur RSUD Menyangkal, Berdalih Kehabisan Darah

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Selasa , 17 Oktober 2017 19:22
Direktur RSUD Menyangkal, Berdalih Kehabisan Darah

int

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Padjonga Daeng Ngalle Takalar kembali dituding menelantarkan pasien. Tak tanggung-tanggung, akibat kelalaian dari pihak RSUD Takalar tersebut seorang pasien bersama Kasmawati Daeng Tayu (34) dan bayinya meninggal dunia.

Terkait hal itu, Direktur RSUD H Padjonga Daeng Ngalle, dr Novi Yulianti mengatakan pelayanan di RSUD yang dipimpinnya telah memberikan pelayanan dengan maskimal sesuai aturan rumah sakit.

“Selama proses persalinan dokter memeriksa pasien dan pada saat diperiksa pasien tidak ada tanda-tanda ada kelainan, tensinya bagus dan memang ada tanda tanda melahirkan normal,” dalih Novi, Selasa (16/10).

Ia menjelaskan, sekita pukul 16.30 Wita pasien tiba-tiba kejang karena tensinya naik dan disampaikan keluarga korban untuk dioperasi.

“Namun pada saat mau dioperasi, pihak rumah sakit kekurangan darah sehingga keluarga korban disuruh Ke Makassar untuk mencari darah namun pada saat itu keluarga korban menolak,” kembali berdalih. (*)


div>