KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Disdag Bakal Gelar Pasar Murah

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 28 Maret 2018 14:15
Disdag Bakal Gelar Pasar Murah

Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal meninjau stand pasar murah yang digelar PMI Tamalate, beberapa waktu lalu. (ist)

* Ringankan Beban Masyarakat Sambut Ramadan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Perdagangan (Disdag) bakal menggelar pasar murah menyambut bulan Ramadan. Pasar murah ini ibuka untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang kurang mampu dalam menghadapi bulan Ramadan.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Ikhsan NS mengatakan, pasar murah juga sudah dilakukan tahun lalu dan akan dilanjutkan tahun 2018 ini.

“Operasi pasar tetap kita lakukan tapi kita juga punya program pasar murah bersubsidi untuk masyarakat kurang mampu, tahun lalu alhamdulillah kita sudah lakukan di enam kecamatan dan tahun ini rencananya empat kecamatan,” kata Ikhsan, Selasa (27/3) kemarin.

Ia menjelaskan, program pasar murah bersubsidi ini rencananya akan dilakukan sepekan sebelum Ramadan. “Kita lebih spesifik, pasar murah khusus untuk warga prasejahtera, dan dibuatkan kupon untuk menertibkan dan memastikan warga tersebut benar-benar miskin,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Kata Ikhsan NS, jelang Ramadan, pihaknya akan meningkatkan pemantuan harga komoditi untuk memastikan tidak adanya lonjakan harga ketika Ramadan tiba. “Dua kali sepekan kita pantau, jelang Ramadan tentunya pemantuan kita akan lebih intens lagi,” kata Ikhsan NS.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Andi Muh Yasir menegaskan menjelang Ramadhan pihaknya Intensif melakukan pemantauan harga komoditi dan harga seluruh harga komoditi saat ini masih diambang batas toleransi.

“Terkait harga komoditas itu kami terus melakukan pemantauan harga komoditi, dua kali seminggu yakni hari Senin dan Kamis, khusus bawang putih berdasarkan pemantauan kami di lapangan itu masih di batas-batas toleransi,” tandas Andi Muh Yasir.

Lanjut Mantan Camat Biringkanaya ini mengatakan selain melakukan pemantauan dua kali sepekan, pihaknya bakal melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dan terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) agar harga komoditi tetap stabil. (*)


div>