SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Dishub Adakan 30 Unit Gembok Truk

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Rabu , 28 Maret 2018 10:15
Dishub Adakan 30 Unit Gembok Truk

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muh Mario Said. foto: net

* Sasar Truk Parkir di Badan Jalan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar bakal mengadakan 30 unit gembok tahun 2018 ini. Gembok tersebut dikhususkan untuk kendaraan truk. Dishub bakal menindak truk yang melanggar dan kerap ditemukan parkir di badan jalan, sehingga menghambat arus lalu lintas.

Kepala Dishub, Mario Said mengatakan pengadaan gembok untuk mobil truk ini baru kali pertama dianggarkan. “Tahun ini ada pengadaan gembok sekitar 30 unit. Ini khusus untuk truk, karena kemarin kita sudah memiliki gembok untuk mobil biasa. Kan banyak juga truk yang melanggar, ini yang akan kita tindak,” kata Mario, Selasa (27/3).

Meski telah menyiapkan anggaran untuk itu, pihaknya sendiri belum tahu kapan pengadaan gembok truk ini direalisasikan. Namun, Ia berharap agar gembok ini sudah ada pada triwulan kedua.

“Kalau arus kasnya bisa di triwulan kedua, mudah-mudahan? di triwulan kedua. Tapi kalau tidak, mudah-mudahan di triwulan ketiga. Jadi tergantung arus kas,” kata Mario Said.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana, Andi Azminullah menambahkan tahun ini sengaja mengalokasikan anggaran pada APBD 2018 untuk pengadaan gembok truk.

“Tahun ini memang kita anggarkan, saya tidak hafal betul berapa anggarannya. Tapi mungkin sekitar Rp100 juta lebih untuk keseluruhan gembok,” ungkap Andi Azminullah.

Ia menilai pengadaan gembok truk ini sangat mendesak, apalagi di daerah-daerah tertentu marak ditemukan pengendara truk yang melakukan pelanggaran. Akibatnya, arus lalu lintas disekitar wilayah itu terhambat.

Jika dibandingkan dengan anggaran yang digelontorkan pemerintah, itu tidak terlalu besar ketimbang manfaat yang diterima. Apalagi keberadaan gembok truk ini bisa menjadi pembelajaran oleh pengendara dalam memberikan efek jera sehingga lebih taat aturan.

“Kalau kita lihat sendiri banyak sekali truk yang melanggar dibeberapa daerah, seperti di daerah dekat pelabuhan, disitu itukan banyak truk. Jadi memang sebenarnya kita butuhkan sekali,” tegasnya.

Untuk itu, Ia berharap agar pengadaan 30 unit gembok ini bisa segera direalisasikan. Apalagi, dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) sudah disahkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Realisasi kita lihat nanti, karena inikan DPA baru kita terima, mungkin triwulan kedua,” kata Andi Azminullah.

Khusus untuk tahun ini pengadaan sarana dan prasarana hanya 30 unit gembok khusus truk. Sementara, Dishub sudah memiliki 155 gembok untuk mobil standar.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2017, tercatat Dishub telah menggembok sekitar 500 unit mobil. Sementara, hingga pekan ketiga Maret 2018 sudah ada sekitar 49 mobil yang berhasil digembok. Penggembokan ini dilakukan sesuai Perwali 64 tahun 2011 tentang Penetapan Kawasan Bebas Parkir di Makassar. (*)


div>