JUMAT , 20 JULI 2018

Dishub Diminta Tidak Perpanjang Izin PO

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 23 Februari 2016 15:25

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Anggota Komisi B bidang Perekonomian dan Pendapatan Basdir menegaskan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar untuk tidak memperpanjang izin Perusahaan Otobus (PO) dalam kota yang sampai saat ini biang kemacetan beberapa ruas jalan.

“Itu memang sudah ada aturannya menyangkut dengan hal itu, mestinya aturannya itu di tegakkan, yang melanggar harus ditindak tegas,” ungkapnya, Selasa (23/2).

Menurut legislator Fraksi Demokrat ini, masalah seperti itu sudah berlarut-larut dan sampai saat ini tidak terselesaikan karena tidak adanya penegasan dengan hal-hal yang sangat urgen seperti itu. Untuk itu, kata dia, PO-PO ini ijinnya tidak perlu di perpanjang.

Apa lagi dengan adanya keterangan dari pihak Direksi Perusahaan Daerah (PD) Terminal kepada Dishub agar tidak memperpanjang izin PO, Basdir juga mendungnya. “Itu memang tidak bisa di perpanjangan lagi, karena PO inilah biang macetnya di beberapa ruas dimana PO itu berada, salah satunya yang berada di jalan Urip Sumiharjo, Liman,” ujanya.

Sementara itu, Direktur Operasional (Dirops) PD Terminal Makassar Metro, Rizal Asjahad Rahman menuding banyak PO di Makassar yang bandel. Karena sudah beberapa kali di imbau masuk ke dalam terminal namun hanya di indahkan.

“Misalnya menaikkan dan menurunkan penumpang di poolnya masing-masing. Akibatnya, PO yang berada dalam kota dengan melakukan bongkar muat penumpang menimbulkan kemacetan. Memang PO – PO ini masih bandel. Kalau bisa Dishub jangan perpanjang izin-izin PO yang ada dalam kota. Biar semuanya berkantor di terminal dan Makassar bisa bebas full kemacetan,” tegasnya.

Untuk PO di dalam kota Makassar, sebut Rizal berjumlah 27 PO. “Artinya jika izin PO tidak diperpanjang seperti SITU, SIU, TDP dan HO maka secara otomatis PO “angkat kaki,” jelasnya.


div>