MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Dishub Kaji Aturan Satu Jalur Jalan Nusantara

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 10 Mei 2017 15:24
Dishub Kaji Aturan Satu Jalur Jalan Nusantara

Jalan Nusantara Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar sedang mengkaji rencana pemberlakuan arus lalu lintas Jl Nusantara-Penghibur menjadi jalur satu arah, dari utara ke selatan kota. Dishub mempertimbangkan truk pengangkut barang (kontainer) yang masih menggunakan pintu keluar masuk di Jl Nusantara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar Mario Said menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dishub sementara membahas persoalan jalur keluar masuk kontainer tersebut.

“Kita telah menggelar pertemuan bersama PT Pelindo IV Cabang Makassar, di Kantor PT Pelni beberapa waktu lalu membahas itu,” ujar Mario diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (10/5).

Mario mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut, Dishub dan pihak PT Pelindo IV ingin menyamakan persepsi tentang tujuan pengalihan arus lalu lintas satu arah dari Jl Tol-Nusantara-Penghibur.

“Pada dasarnya pihak manajemen Pelindo menyatakan tidak ada masalah, mereka sepakat saja. Hanya saja, mereka meminta waktu untuk membicarakan hal tersebut di internalnya. Yakni mengenai jalur kendaraan kontainer, apakah memungkinkan untuk jalur keluar masuknya itu langsung menuju gerbang tol,” lanjutnya.

Dishub dalam pertemuan tersebut mengusulkan agar truk kontainer diarahkan langsung menuju ujung tol, dengan memakai jalur yang berada dalam area pelabuhan.

“Mengenai rencana tersebut, terkait truk kontainer kami minta mereka memakai jalur yang di dalam sebagai akses menuju ke ujung tol. Namun mereka mengaku belum bisa mengambil keputusan saat itu, jadi mereka minta waktu untuk membicarakan hal tersebut secara internal,” terang Mario.

[NEXT-RASUL]

Usulan tersebut, menurut Mario atas dasar mempertimbangkan demi menghindari kemacetan lalu lintas. “Yang jelas untuk pemberlakuan satu arah di sana, Pelindo sudah sepakat. Tinggal menunggu rampungnya pedestrian di sepanjang Jl Nusantara, sembari menunggu petunjuk dari pimpinan,” tutupnya.

Manager SDM dan Umum PT Pelindo IV Cabang Makassar, Anwar Pae mengaku saat ini masih membicarakan dampak dari rekayasa lalulintas di Jl Nusantara tersebut. Beberapa pihak dilibatkan untuk membahas permintaan Pemkot Makassar tersebut, mulai dari otoritas pelabuhan, syahbandar, DPD Alfi/Ilfa, DPC NISA, APBMI, GINSI, hingga Apindo.

“Pertemuan nanti kita akan upayakan membentuk tim Pelindo yang melibatkan seluruh stakeholder karena menyangkut kendaraan dan beberapa jenis usaha. Hasilnya akan kita rekomendasikan kepada Pemkot,” tutur Anwar. (***)


div>