MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Diskes Minta Kelurahan Kembalikan Kartu JKN Yang Tidak Digunakan

Reporter:

Editor:

Niar

Jumat , 31 Maret 2017 15:20
Diskes Minta Kelurahan Kembalikan Kartu JKN Yang Tidak Digunakan

Pengelolah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Parepare, Maasje.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Pengelolah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Parepare, Maasje, mengatakan, peserta JKN yang sebelumnya ditanggung perusahaan, dan ingin beralih menjadi tanggungan Pemerintah Kota (Pemkot), supaya melampirkan fotokopi kartu yang digunakan pada saat masih dalam tanggungan perusahaan. Untuk mandiri, kata dia, melampirkan surat keterangan pelunasan pada dia mendaftar.

“Itu untuk mempercepat penginputan dan peralihan data, jika tidak maka akan lebih memperlambat prosedur,” katanya, Jum’at (31/03/2017).

Dia menyebutkan, data terakhir sejak bulan Januari hingga Februari 2017, sebanyak 206 peserta yang mendaftar peralihan dari tanggungan perusahaan ke Pemkot dengan alasan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dan untuk peralihan dari mandiri ke Pemkot, sebanyak 122 peserta.

Dia menjelaskan, sampai hari ini pihaknya masih mengakomodir peserta peralihan, yang mendaftar sejak tanggal 16 Maret sampai sampai 15 September 2017, dan nanti diakomodir pada bulan Oktober 2017. Jika quota memungkinkan, katanya, akan diakomodir dan jika tidak maka akan diurut sesuai pendaftaran, dan diproses pada tahun 2018 mendatang.

“Karena penerbitan Surat Keputusan Wali Kota mutasi penambahan, paling banyak empat kali dalam setahun,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, untuk memaksimalkan akomodir peralihan peserta, pihaknya menghimbau kepada pihak Kelurahan, supaya jika ada kartu yang tidak digunakan, untuk dikembalikan pada Kantor Diskes Parepare, sebelum tanggal 15 September untuk mempercepat akomodir. Supaya, lanjut dia, tidak menjadi temuan pada saat pemeriksaan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Jika itu terjadi, maka yang akan disalahkan adalah yang menyimpan kartu dalam hal ini pihak Kelurahan. Yang jelas, kalau memang ada yang layak untuk memperoleh JKN, silakan didaftarkan tanpa perlu harus menyimpan kartu. Sampai sejauh ini, baru dua Kelurahan yang aktif mengembalikan kartu yaitu, Tiro Sompe dan Kampung Baru,” paparnya.

Dia membeberkan, jika kartu ‘tak bertuan’ tersebut masih tersimpan di Kantor Kelurahan, maka pembayaran tetap berjalan, dan itu merugikan pemerintah. Sebab, tambah dia, kartu tersebut telah ditanggung Pemkot pembayarannya dan tetap ditagih, sementara tidak ada yang menikmati fasilitas dari kartu tersebut. (Luki)


Tag
div>