MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Diskes Parepare Himbau Warga Kenali Gejala HIV/AIDS

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 09 April 2017 15:36
Diskes Parepare Himbau Warga Kenali Gejala HIV/AIDS

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Parepare, Sriyanti Ambar.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Kesehatan (Diskes), menghimbau masyarakat untuk mengetahui ciri-ciri seseorang yang menderita penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Lingkungan, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Parepare, Kasmawati Mahmuddin, mengatakan, HIV merupakan virus yang masuk menyerang ke dalam tubuh manusia, yang dapat menghancurkan sistem kekebalan tubuh. Sehingga, kata dia, apabila tidak ditangani dengan serius, maka akan menjadi AIDS.

Dia memaparkan, HIV dapat menular dengan beberapa cara di antaranya, penggunaan jarum secara bergantian pada pengguna narkotika jenis suntik, dan pembuatan tato. Selain itu, katanya, melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan, tranfusi darah yang terkontaminasi dengan HIV, dan dari ibu yang HIV positif ke anak selama masa kehamilan, melahirkan dan menyusui.

“HIV tidak menular melalui jika tinggal dalam satu rumah dengan penderita HIV, gigitan nyamuk, makan bersama, menggunakan toilet bersama, berenang dalam kolam yang sama, dan berjabat tangan atau berpelukan,” katanya, Minggu (09/04/2017).

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Diskes Parepare, Sriyanti Ambar, menerangkan, sesorang yang menderita HIV tidak dapat dilihat dari penampilan dan fisiknya. Meski, kata dia, virus berbahaya tersebut sudah menyebar di dalam tubuhnya, dan juga sudah dapat menularkan orang lain.

“HIV hanya dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan laboratorium. Jadi, segera lakukan pemeriksaan bila merasa berisiko tertular,” jelasnya.

Dia mengemukakan, HIV dapat dicegah dengan beberapa cara yaitu, tidak melakukan seks berisiko, menggunakan kondom pada hubungan yang berisiko, setia dengan pasangan, tidak mengonsumsi narkoba, dan membekali diri dengan informasi yang benar tentang HIV/AIDS.

“Tidak ada kata terlambat, sepanjang masyarakat mau mengubah pola hidup, dan berkomitmen untuk menjalankan pola hidup sehat,” pungkasnya. (luk)


Tag
div>