JUMAT , 20 JULI 2018

Diskominfo Rampungkan WiFi Gratis 10 SMP

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 09 Juli 2018 12:05
Diskominfo Rampungkan WiFi Gratis 10 SMP

kantor balaikota (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar telah merampungkan pemasangan fasilitas WiFi gratis di sepuluh Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota, Ade Ismar, mengatakan, fasilitas WiFi gratis yang disebar ke sepuluh SMP di Kota Makassar merupakan bantuan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Sudah terpasang semuami. Pemasangannya itu sudah sejak awal tahun, tapi baru rampung sekira dua bulan lalu karena pengerjaannya memang agak lama,” katanya, Minggu (8/7) kemarin.

Ade mengatakan, fasilitas WiFi gratis yang dipasang di sepuluh sekolah tersebut memiliki kapasitas 50 Mbps untuk masing-masing sekolah dengan jarak jangkauang sekira 200 meter. Selain bisa di akses oleh siswa siswi di sekolah tersebut, juga bisa diakses masyarakat umum yang berada di sekitar lokasi tersebut.

“Kalau aksesnya sampai di luar sekolah itu bisa dipakai juga masyarakat, lagian juga kalau malam kan tidak di pakai sekolah jadi bisa dimanfaatkan masyarakat. Jarak jangkauannya juga lumayan sekira 200 meter,” ujarnya.

Dengan kecepatan 50 Mbps, keberadaan WiFi gratis masih saja dikeluhkan. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya lemparan kecepatan WiFi itu bergantung pada jarak user dengan titik akses. Selain itu, jika dalam kurun waktu lima menit user tidak melakukan akses internet, jaringan WiFi tersebut bisa saja langsung hilang secara otomatis dan pindah ke user lain.

“Satu kali up itu bisa sampai 40 user, cuma kalau dia tidak akses lagi sekira lima menit otomatis orang lain yang masuk, jadi secara otomatis akan putus (hilang). Cara ini hanya agar lebih efisien pemakai, karena kalau tidak dipakai baru tetap tersambung kan rugi dan kasihan user lain tidak bisa pakai WiFi,” jelasnya.

Ade menjelaskan, tahun ini diterapkan perubahan skenario dengan mengoptimalkan lebar pita (bandwith) dan perluasan WiFi bukan pada pembangunan baru seperti yang digunakan pada tahun sebelumnya.

Skenario baru ini diharapkan bisa lebih menghemat biaya, lantaran berdasarkan perhitungan akan memberikan efisiensi penetrasi yang lebih baik dengan kecepatan yang lebih.

Ade menjelaskan, dengan konsep seperti itu biaya implementasinya lebih murah, bandwidth lebih besar, memperoleh analytic kunjungan sehingga menjadi data profiling pengguna, teknologinya selalu terbarukan dengan mudah, dan avalibility lebih tinggi.

“Tahun ini kita pakai pola sewa, bukan membangun karena lebih simple dan lebih baik dari yang lalu,” singkatnya.

Tahun lalu, Diskominfo sudah berhasil memasang 70 titik WiFi gratis. Diantaranya, pengadaan WiFi dengan skenario pembangunan mandiri infrastruktur mulai dari menara sampai backbone telah terpasang 35 titik hingga tahun 2017. Sementara, 35 WiFi lainnya merupakan sumbangan dari provider, 25 titik di tahun 2016 dan sepuluh titik di tahun 2017.

“Tahun ini kita ada bantuan dari provider, ada sepuluh di balaikota dan sepuluh lagi di sekolah itu, jadi sudah lebih karena target kita itu sampai 2019 hanya 50 titik WiFi,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Informasi dan Aplikasi Telematika, Denny Hidayat menyebut tahun ini tidak lagi mengadakan dengan skenario pembangunan infrastruktur menara WiFi.

Meski demikian, pengadaan perluasan sebaran WiFi publik tetap dilakukan, namun dengan skenario yang berbeda. Dimana kapastias WiFi yang sebelumnya hanya 20 Mbps sampai 30 Mbps, tahun ini bakal ditingkatkan menjadi 50 Mbps.

“Tahun ini tidak ada lagi pembangunan, yang ada hanya pemasangan dengan skenario baru yaitu full managed service, backbone, bandwidth hingga 50Mbps, network monitoring dan analytic,” singkatnya.

Diketahui, sepuluh sekolah yang mendapatkan WiFi gratis, diantaranya SMP Negeri 2 Makasssar yang terletak di Jl Amanagappa, SMP Negeri 3 Makasssar di Jl Haji Bau, SMP Negeri 7 Cakalang di Jl Cakalang, SMP Negeri 10 Makasssar di Jl Andi Tadde, SMP Negeri 17 Makasssar di Jl Tamangapa Raya, SMP Negeri 18 Makasssar di Jl Dg Tata, SMP Negeri 23 Makasssar di Jl Paccinang Raya, SMP Negeri 29 Makasssar di Jl Andi Mappanyukki, SMP Negeri 30 Makasssar di Komplek BTP Tamalanrea, dan SMP Negeri 31 Makasssar di Jl Prof Dr Ir Sutami. (*)


div>