RABU , 21 NOVEMBER 2018

Diskominfo Susun Konsep Sosialisasi Perwali CCTV

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Selasa , 16 Mei 2017 10:42
Diskominfo Susun Konsep Sosialisasi Perwali CCTV

Ilustrasi Kantor Balaikota Makassar. foto: net

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Makassar tengah menyusun konsep sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 4, Tahun 2017. Perwali ini mengatur mewajibkan pemilik bangunan tempat usaha di Makassar memasang Closed Circuit Television (CCTV).

“Dengan hadirnya Perwali CCTV tersebut, maka para pemilik bangunan tempat usaha diwajibkan agar membuka ruang kerjasama dengan Pemkot Makassar. Saat ini kita sementara mencari metode sosialisasi bersama Kabag Hukum Pemkot. Selain itu, juga harus disinkronkan dengan aturan yang ada di PTSP,” terang Hajiali, Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (16/5).

Hajiali juga menjelaskan, ada tujuh ruang lingkup yang diatur dalam penerapan Perwali 4/2017 tentang CCTV tersebut. Dua diantaranya terkait dengan keharusan pengusaha memasang alat perekam di bangunan gedung dan video tron dan lima ruang lingkup lainnya terkait dengan aspek teknis penyediaan perangkat, aspek teknis pemasangan perangkat, aspek teknis pengoperasian dan perawatan perangkat, monitoring dan evaluasi, serta pemberian sanksi.

Hajiali juga berharap, bangunan gedung yang telah memiliki CCTV, agar dapat diintegrasi ke War Room milik pemerintah kota. Begitu juga pengusaha yang hendak mendirikan bangunan tempat usaha diwajibkan memasang CCTV yang terintegrasi dengan War Room.

“Ini yang akan diatur pada proses pemberian izin mendirikan bangunan oleh PTSP. Kita harap CCTV yang dipasang bisa dipantau di War Room. Bagi yang sudah lama pasang CCTV agar dapat terintegrasi, ini yang kita harap,” ujar Hajiali.

Bangunan gedung yang diwajibkan memasang CCTV, antara lain gedung dengan fungsi bangunan usaha, bangunan dengan fungsi hunian tempat tinggal (kos-kosan), bangunan dengan fungsi kegiatan keagamaan, bangunan dengan fungsi sosial dan budaya, bangunan dengan fungsi kegiatan khusus.

Sementara, untuk pemasangan CCTV di video tron yang berada di tepi jalan dan persimpangan, video tron yang juga melintang di atas jalan dan menempel di bangunan gedung.

[NEXT-RASUL]

“Bagi pengusaha yang memasang video tron, mereka juga wajib pasang CCTV yang mengarah ke aktivitas publik. Izin pemasangan video tronnya, nantinya akan disertai kajian teknis,” tutup Hajiali.

Hingga saat ini, mengakui jika perwali CCTV ini masih menunggu surat keputusan Wali Kota Makassar untuk penerapannya. (***)


div>