RABU , 15 AGUSTUS 2018

Diskriminasi Masih Terjadi pada Perempuan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Kamis , 21 April 2016 21:09
Diskriminasi Masih Terjadi pada Perempuan

Dialog keperempuanan di Kampus V UIT, Jl Abdul Kadir Makassar, Kamis, 21 April 2016.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar memperingati Hari Kartini dengan mengadakan dialog keperempuanan di Kampus V UIT, Jl Abdul Kadir Makassar, Kamis, 21 April 2016.

Dialog yang diadakan dengan tema ‘Perempuan Bebas Diskriminsi Menuju Indonesia Lebih Bermartabat’, ini sebagai upaya dalam melanggengkan perempuan dalam berkarya tanpa ada batasan atau diskriminasi.

“Perempuan tidak boleh dibatasi dalam berkarya jika itu untuk kepentingan bersama baik dalam keluarga maupun dalam berbangsa dan bernegara,” tutur Abdul Muluk, sebagai Ketua BEM UIT.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UIT Makassar, Prof DR Syamsiah Badruddin MSi, yang hadir sebagai nara sumber menyatakan bentuk diskriminasi di kalangan perempuan dikarenakan perempuan itu sendiri yang tidak menjaga diri secara berpenampilan maupun secara berfikir dan bertindak.

“Prilaku diskriminasi ataupun pelecehan, juga diakibatkan karena prilaku perempuan,” tuturnya.

Prof Syamsiah melanjutkan, sesungguhnya dari segi konteks agama bahwa bersentuhan, bertatap muka, antara perempuan dan laki-laki, memiliki aturan.

Pernyataan lanjutan Prof Syamsiah yang lebih menekankan terhadap perempuan agar lebih membenahi diri agar tidak terjadi diskriminasi. “Perempuan itu harus memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, jika perempuan memiliki kualitas diri dan mampu menghasilkan karya positif, maka kita sebagai kaum hawa pasti terhindar dari yang namanya diskriminasi,” tutupnya. (***)


div>