KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Disnaker Sediakan Website Lowongan Kerja

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 17 Februari 2018 10:00
Disnaker Sediakan Website Lowongan Kerja

ILUSTRASI

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menempuh berbagai cara guna menurunkan angka pengangguran. Salah satunya menyediakan Website Lowongan Kerja bagi para pencari kerja baik di Makassar maupun di luar Makassar.

Kepala Bidang Penempatan Kerja dan Perluasan Kerja Disnaker Makassar, Andi Rahmat mengatakan, tahun 2018 ini pihaknya optimis akan mengurangi angka pengangguran yang berada di Kota Makassar. “Kita optimis angka pengangguran yang mencapai 64 ribu ditahun 2017 bisa menurun di tahun 2018,” ujar Andi Rahmat, Jumat (16/2) kemarin.

Ia mengatakan bahwa target wali kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto sebanyak 500 ribu tenaga kerja akan segera wujudkan. Pasalnya hingga awal tahun 2018 ini sudah mencapai sekira 312 ribu tenaga kerja sudah diserap di berbagai perusahaan.

“Kita tiap hari update untuk informasi kerja, selain itu kita kerjasama dengan HRD semua perusahaan dimana ketika butuh tenaga kerja, langsung di informasikan melalui Website Disnaker,” ucap Andi Rahmat.

Ia menambahkan, jumlah pengangguran sebanyak 64 ribu yang ada di Makassar bukan pengangguran yang sebenarnya. Melainkan mereka yang belum bekerja berdasarkan kompetensi dengan lowongan yang disediakan.

“Olehnya itu, untuk mengcover 64 ribu itu melalui sistem pelatihan atau kelompok usaha yang sifatnya mandiri,” ujar Andi Rahmat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal mengatakan bahwa Pemkot Makassar memiliki banyak cara untuk menekan angka pengangguran yang data terakhir di Disnaker per Agustus 2017 mencapai 64 ribu lebih.

“Salah satunya itu rencana aksi daerah penanggulangan kemiskinan, dan paling utama meningkatkan keberdayaannya. Yang belum punya keberdayaan kita kasi keberdayaan melalui pelatihan-pelatihan dan yang sudah ada punya keberdayaan kita tingkatkan lagi,” ucap Daeng Ical, sapaan Deng Ical.

Selain itu melalui keberadaan UKM untuk bisa lebih mandiri. “Kemarin kita bentuk 1.700 UKM dan pentas pameran di lapangan Hertasning dan itu kita daftar. Ada sekira 9000 UMKM di 7 kecamatan. Tahun ini kita tuntaskan kecamatan yang belum,” tutupnya. (*)


div>