SENIN , 10 DESEMBER 2018

Disnakertrans Maros Gelar Pelatihan Operator Alat Berat

Reporter:

Jumaedy

Editor:

Lukman

Rabu , 28 Maret 2018 18:40
Disnakertrans Maros Gelar Pelatihan Operator Alat Berat

Para peserta pelatihan operator yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maros, di Baruga B Kantor Bupati Maros, Rabu, 28 Maret.

MAROS, RAKYATSULSEL.COM – Sebanyak 30 orang peserta ikut serta dalam kegiatan pelatihan operator yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Maros, di Baruga B Kantor Bupati Maros, Rabu, 28 Maret.

Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Darwansyah menjelaskan, kegiatan ini diikut oleh para pencari kerja dan beberapa orang yang sudah bekerja namun ingin mencari pengalaman di bidang alat berat .

“Peserta yang kita rekrut berdasarkan sistem acak dari data pencari kerja Disnaker. Beberapa ada yang sudah kerja tapi mau cari pengalaman lain,” ungkapnya.

Pelatihan operator ini, kata dia, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja di Kabupaten Maros.

“Melalui kegiatan ini kita ingin membekali para calon tenaga kerja dengan memberikan kompetensi bagi mereka. Agar kedepannya mereka bisa terserap di dunia kerja dengan kompetensi yang mereka miliki,” paparnya.

Untuk tahap kedua nantinya pihaknya berencana akan mengikutkan peserta dari 14 kecamatan, sehingga bisa merata.

Lebih lanjut kata dia, mengenai output pelatihan ini tidak lain untuk memberikan pembekalan bagi mereka bagaimana mengetahui alat berat itu apa dan bagaimana proses bekerjanya.

“Sehingga kedepannya mereka bisa terserap di dunia kerja dengan kompetensi yang mereka miliki dan bisa mengurangi pengangguran,” jelasnya.

Diakuinya dalam kegiatan ini pihaknya belum menggandeng perusahaan agar bisa merekrut para peserta pelatihan.

“Kegiatan ini kan sifatnya hanya sehari, dan tentu saja dengan waktu sehari kompetensi alat berat belum mumpuni. Akan tetapi paling tidak sudah ada pengenalan dasar bagi mereka,” pungkasnya.

Tidak hanya pelatihan alat berat, kata dia, pihaknya juga akan menggelar pelatihan alat pendingin, jasa boga dan jahit menjahit. Dalam kegiatan ini, peserta mendapat helem dan sepatu.

Diakuinya diantara para pencari kerja, adapula peserta yang sudah memiliki kerjaan. Hanya saja mereka ingin mencoba peruntungan lain di bidang lainnya.

“Salah satunya dengan mempelajari cara membawa alat berat,” singkatnya. (*)


div>