MINGGU , 16 DESEMBER 2018

Dispar Target 6 Juta Wisatawan

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 21 Maret 2018 09:30
Dispar Target 6 Juta Wisatawan

Ilustrasi, Wisatawan Asing (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar mencatat kunjungan wisatawan mencapai 5,6 juta selama tahun 2017. Jumlah itu merupakan total dari kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara.

Positifnya kunjungan wisatawan 2017 lalu, membuat Dinas Pariwisata menargetkan 2018 6 juta wisatawan dengan menitikberatkan pada sektor pariwasata bahari.

“Hingga Desember 2017 ada 5.586.321 wisatawan nusantara dan 102.462 wisatawan mancanegara,” jelas Muhammad Roem, Kepala Promosi Wisata Dinas Pariwisata Kota Makassar, Selasa (20/3).

Roem mengatakan, Dinas Pariwisata menargetkan tahun ini jumlah wisatawan bisa meningkat 5 sampai 10 persen dari jumlah wisatawan tahun lalu. “Kita optimistis bisa meraih target itu, terlebih ada beberapa even yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang bisa menarik minat wisatawan masuk ke Makassar,” katanya.

Roem menjelaskan, untuk meningkatkan jumlah wisatawan harus dioptimalkan pada sektor perjalanan, sehingga memang harus ada perbaikan dan penambahan destinasi baik alam maupun buatan, baik destinasi yang dikelola swasta maupun pemerintah.

“Makanya, tahun ini, Dinas Pariwisata bersama Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA/Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia) akan mengeksplor lebih dalam tentang Pulau Lakkang,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Majid, mengatakan, ada beberapa hal yang dilakukan dinas pariwisata dalam hal peningkatan jumlah wisatawan.

Selain melakukan promosi melalui media sosial maupun pagelaran even, juga telah bekerja sama dengan ASITA dan Perhimpunan Hotel dan restoran (PHRI), juga menata Pulau Lakkang sebagai salah satu destinasi wisata berbasis pendidikan.

“Sekarang ini kita juga sudah mau menata Lakkang sebagai salah satu destinasi baru. Bisa jadi destinasi edukasi, apalagi ada bunker Jepang di sana,” ujarnya. (*)


div>