KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Disparbud Pangkep Coret Usulan Legalisasi PUB, dan SPA di Ranperda

Reporter:

Atho Tola

Editor:

Iskanto

Senin , 15 Oktober 2018 14:20
Disparbud Pangkep Coret Usulan Legalisasi PUB, dan SPA di Ranperda

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep, Ahmad Djamaan.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Pasca penolak legalisasi usaha PUB, Sauna, dan SPA oleh anggota DPRD Pangkep, dalam Rancangan Induk Peraturan Kepariwisataan Kabupaten (Ripparkab) Pangkep, pihak dinas Pariwisata Pangkep mengaku menerima keputusan tersebut.

Dinas Pariwisata dan budaya (Disparbud) Pangkep sendiri bahkan setuju untuk menghapus jenis usaha yang tertuang dalam poin Ripparkab tersebut,

“tidak ada masalah, semua sudah dibicarakan dengan baik dari berbagai sudut pandang hingga rapat, kita hapus karena legilasisi itu berbenturan dengan daerah kita,” tutur Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangkep, Ahmad Djamaan, senin (15/10).

Lanjut ditambahkan Ahmad, sesuai hasil rapat bersama, antara pihak legislatif dan eksekutif maka disetujui untuk mencoret jenis usaha tersebut dan tidak diakomodir dalam Ranperda.

“Yang kami usulkan sebenarnya tidak ada maksud apa-apa, kecuali dengan maksud positif sebagai salah satu jenis usaha pariwisata yang diakomodir UU nomor 10 tahun 2009, pasal 14,” terangnya.

Sebelumnya, kisruh legalisasi PUB, Sauna, dan SPA di Pangkep yang diusulkan Disparbud Pangkep mencuat. Disparbud sendiri memasukan point tersebut untuk disahkan menjadi Perda induk Kepariwisataan.

Penolakan pun mengalir dari sejumlah kalangan, baik tokoh masyarakat, kepolisian, ormas islam hingga MUI, Lantaran usulan tersebut berbenturan dengan perda larangan peredaran miras yang saat ini berlaku. (*)


div>