SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Disparekraf Makassar Bina Pengusaha Karaoke dan Biliar Standar Usaha

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 26 April 2017 15:18
Disparekraf Makassar Bina Pengusaha Karaoke dan Biliar Standar Usaha

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar melakukan sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) kepada pengusaha soal standarisasi usaha di Fave Hotel, Rabu (26/4). foto: suryadi maswatu/rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menjamurnya usaha karokean dan biliar di Kota Makassar membuat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar untuk melakukan sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwali) kepada pengusaha soal standarisasi usaha.

“Kegiatan ini tujuanya memberikan pemahaman kepada pengusaha karokean dan biliar terkait standar usaha sesuai Perwali Kota Makassar,” kata Andika, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Kota Makassar, di Fave Hotel, Rabu (26/4).

Andika menuturkan, Makassar sebagai kota destinasi wisata unggulan telah berbenah diri untuk mendukung ekspansi dan disetlrtivikasi wisata berkelas dunia.

Oleh sebab itu, dengan mengambil langkah teknis dengan membenahi daya tarik wisata  melengkapi fasilitaa dan amenitas destistinasi, meningkaykan sumber daya manusia pariwstaa yang berstandar bersrsertifikiat usaha.

“Fakta tahun 2016. Data jumlah kunjubgan 85.000 wisman dan 4,5 juta wisnu dengan jumlah tenaga kerja yang bersertifikasi kompetensi 2.868 orang,” tuturnya.

Dijelaskan, penerapan standar usaha karoke telah di atur dalan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nomor 16 tahun 2014 tentang standar usaha karoke dan peraturan menteri pariwisata republik indonesia  nomor 26 tahun 2015 tentang standar usaha biliar.

Menurutnya, salah satu poin yang ditekankan Dinas Pariwisata adalah para penyelengara usaha karoke dan biliar di harpakan memiliki sertifikasi usaha mengacu pada pedoman menyangkut usaha karoke dan biliar yang meliput aspek produk, aspek pelayanan dan aspek pengelolaan. (***)


div>