Ditahan Imbang Madiun Putra, Kiper Persebaya Pingsan Dijemput Ambulan

RAKYATSULSEL.COM, SURABAYA – Persebaya Surabaya malakoni laga perdana dengan hasil kurang memuaskan di depan publik sendiri.

Digadang-gadang sebagai tim terkuat di Liga 2, tim berjuluk Green Force ini justru ditahan imbang 1-1 Madiun Putra.

Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (20/4) malam, Arek-arek Suroboyo sejatinya cukup mendominasi laga.

Sejumlah peluang pun didapatkan anak asuh Iwan Setiawan.

Sayangnya, stamina pemain terlihat kedodoran selepas 20 menit babak kedua berjalan.

Hal itu sangat terlihat jelas saat para pemain sudah mulai ngos-ngosan meladeni permainan Madiun Putra.

Salah satu korbannya adalah kiper Persebaya Dimas Galih yang langsung tumbang seusai peluit panjang dibunyikan.

Saat masih di lapangan, Dimas pun langsung ambruk dan pingsan.

Tim medis pun langsung berlari untuk memberikan perawatan di lapangan.

Sekitar setengah jam kemudian, sebuah mobil ambulan pun langsung masuk ke dalam lapangan untuk memberikan perawatan medis lanjutan.

Tak berselang lama, ambulan langsung meluncur ke rumah sakit di Surabaya.

Pelatih Persebaya, Iwan Setiawan mengatakan bahwa Dimas saat itu dimainkan tidak sedang dalam kondisi sehat.

Sang kiper itu diketahui masih dalam kondisi sakit flu saat dimainkan di laga tersebut.

“Sebenarnya Dimas tak diperbolehkan main sama tim dokter. Namun kami paksa untuk bermain,” terang Iwan.

Selanjutnya, tim pelatih akan terus melakukan pemantauan atas kondisi Dimas hingga beberapa waktu ke depan.

“Kita akan terus pantau kondisi Dimas,” tutupnya.

Seperti diketahui, Persebaya terus membombardir Madiun Putra di laga itu.

Namun, mereka malah kebobolan lebih dulu melalui Purniawan di menit 16.

Persebaya baru bisa membalas di menit 27 melalui Misbakhus Solikin.

Hingga akhir pertandingan, Arek-arek Suroboyo itu tak mampu membikin gol.