MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Ditahan Imbang Uzbekistan, Indonesia Tanpa Kemenangan dan Mandul

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 04 Mei 2018 09:30
Ditahan Imbang Uzbekistan, Indonesia Tanpa Kemenangan dan Mandul

Indonesia pada laga terakhir ditahan imbang tanpa gol oleh Uzbekistan (Chandra Satwika/Jawa Pos)

RAKYATSULSEL.COM – Tim Nasional (Timnas) U-23 Indonesia tampil melempem di PSSI Anniversary Cup 2018. Indonesia mengakhiri gelaran ini dengan tanpa kemenangan dan mandul, alias tak mencetak gol. Pada laga terakhir, Kamis (5/3) malam WIB, Indonesia ditahan imbang Uzbekistan tanpa gol.

Seperti diketahui, dalam dua laga sebelumnya, Indonesia kalah 0-1 dari Bahrain. Kemudian pada laga kedua, ditahan imbang 0-0 oleh Korea Utara.

Hajatan ini sendiri dimenangkan oleh Bahrain. Pada laga terakhir, Bahrain berhasi menang telak 4-1 atas Korea Utara. Mereka pun berhak meraih gelar dalam turnamen ini.

Tanpa Ilija Spasojevic, pelatih Luis Milla memasang Lerby Eliandry sebagai penyerang tunggal dalam pola 4-2-3-1. Dia ditopang Osvaldo Haay, Febri Hariyadi, dan Septian David Maulana.

Indonesia harus melakukan pergantian pemain saat laga baru berjalan lima menit. Awan Setho Rahardjo masuk menggantikan Andritany Ardhiyasa. Dia mengalami cedera karena berbenturan dengan striker Uzbekistan, Sukhrob Nurulloev.

Merah Putih memberikan ancaman pertama lewat sepakan Febri Hariyadi pada menit kesepuluh. Sayang, bola belum tepat sasaran. Usaha Hargianto juga berakhir pecuma. Tendangannya pada menit ke-18 gagal menemui sasaran.

Kesempatan emas diperoleh striker jangkung Lerby Eliandry memanfaatkan umpan manis Febri pada menit ke-25. Sayang serangan Indonesia kembali menemui jalan buntu. Tidak ada gol yang tercipta hingga setengah jam babak pertama berlangsung.

Indonesia sebenarnya bisa unggul setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-35. Gofurov Husniddin dianggap menyentuh bola pada kotak terlarang. Sayang, Septian David Maulana gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor. Sepakannya berhasil diblok Ergashev Umidion. Skor 0-0 menutup babak pertama.

Indonesia membuka babak kedua dengan permainan agresif. Peluang emas dibuang secara percuma oleh Osvaldo Haay pada menit ke-59. Gelandang serang Persebaya Surabaya itu gagal menyambar umpan cantik Febri Hariyadi. Sepakannya hanya menyapu angin.

Pertandingan harus dihentikan pada menit ke-63 karena pemain kedua tim saling dorong di tengah lapangan. Insiden itu dipicu aksi Sanjar Kuvvatov yang dianggap sengaja ‘meletakkan’ ujung kakinya di kepala Awan Setho. Laga harus terhenti dua menit akibat insiden ini.

Tim tamu mengancam dari tendangan bebas Mukhitdinov Sharov pada menit ke-70. Beruntung tendangannya melambung di atas mistar. Kesempatan juga diperoleh Islom Kenjabaev menit ke-78. Namun usahanya belum membuahkan hasil.

Luis Milla memasukkan Gavin Kwan Adsit dan Evan Dimas Darmono pada menit-menit akhir babak kedua. umpan terobosan Hargianto memberi kesempatan emas untuk Evan Dimas pada menit ke-88. Namun tendangannya terbang di atas gawang. Skor 0-0 menutup laga Indonesia vs Uzbekistan.

Indonesia 0-0 Uzbekistan
SUSUNAN PEMAIN
Indonesia: Andritany Ardhiyasa (Awan Setho), Putu Gede Juni Antara, Bagas Adi Nugroho, Hansamu Yama Pranata, Hargianto, Zulfiandi, Septian David Maulana (Evan Dimas), Febri Hariyadi, Lerby Eliandry, Osvaldo Haay (Gavin Kwan Adsit)
Pelatih: Luis Milla

Uzbekistan: Ergashev Umidion, Alijonov Khojiakbar, Mukhitdinov Sharov, Narzullaev Doniyorjon, Alijanov Ilkhomjon, Gofurov Husniddin, Tukhtasinov Nurillo, Kenjabaev Islom, Nurulloev Sukhrob (Sanjar Kuvvatov), Amonov Azizbek, Sidorov Andrey
Pelatih: Ravshan Xaydarov

(saf/JPC)


div>