KAMIS , 19 JULI 2018

Dituding Lamban, Ini Jawaban Kepala ULP Pangkep

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 18 Maret 2016 16:35

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Terkait keluhan sejumlah SKPD tentang lambannya pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Lelang oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pangkep, Kepala ULP Pangkep, H Idris angkat bicara. Ia mengakui pihaknya, memang belum membentuk pokja lelang, namun hal itu bukan semata kesalahan instansinya. Idris menjelaskan, pembentukan pokja lelang tidak boleh sebelum SKPD memasukkan data RKA dan RAB kegiatannya.

“Pokja itu gampang dibentuk. Tapi kalau sudah terbentuk mereka mau kerja apa kalau berkas kegiatan dari SKPD belum ada. Saya pikir ini harus diluruskan, jangan sedikit-sedikit ULP disalahkan,” tukas Idris di ruang kerjanya, Jumat (18/3).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan surat edaran bupati kepada seluruh SKPD tentang percepatan pelaksanaan pelelangan barang dan jasa tahun 2016. Dalam surat edaran yang ditandatangani Wakil BUpati Syahban Sammana itu, diinstruksikan kepada seluruh Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk memerintahkan kepada PPK (pejabat Pembuat komitmen (PPK) pada unit kerja masing-masing untuk segera mengirimkan dokumen Rencana pelaksanaan Pelelangan (RPP) kepada ULP.

“Surat edaran ini sudah kami kirim sejak februari, tapi SKPD belum semua memasukkan dokumen kegiatannya. Jadi bukan kami yang sengaja membuat lelang kegiatan ini lamban, tapi SKPD sendiri. Yang pasti kalau sudah masuk dokumennya pasti langsung kami pelajari dan bentuk pokjanya,” katanya.


Tag
  • ULP Pangkep
  •  
    div>