SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Dituding “Main Mata” dengan Kejari, Kabag Hukum Parepare Angkat Bicara

Reporter:

Editor:

Niar

Jumat , 23 Maret 2018 17:54
Dituding “Main Mata” dengan Kejari, Kabag Hukum Parepare Angkat Bicara

int

– Suriani: Adakah Orang Bahas Pembicaraan Khusus di Keramaian

PAREPARE, RAKSUL.COM-Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare, Suriani angkat bicara soal berita yang menilai pertemuannya dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare, Selasa, (20/03/2018) beberapa hari lalu penuh tanda tanya.

Suriani menjelaskan, jika pertemuannya dengan pihak Kejari tak lain adalah silaturahmi dengan teman lama, Suprianto yang beberapa hari menjabat sebagai Pelaksana harian Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parepare.

“Pas tahu kalau Pak Suprianto yang jabat Plh Kajari, jadi saya undang beliau makan malam di Teras Empang. Mungkin karena tidak enak pergi sendiri, jadi beliau ajak Ibu Lili, Pak Amir, dan Ibu Fasiah yang ketiganya merupakan Kepala Seksi di Kejari Parepare,” detail Suriani, Jumat, (23/3/2018). 

Menurut Suriani, dalam silaturahmi tersebut mereka tak membahas persoalan khusus. Lanjutnya, kalaupun ada pembicaraan yang berkaitan dengan dinas, pihaknya hanya membahas persoalan kerjasama yang telah diberlakukan Bagian Hukum Setdako dan Kejari, perihal perbantuan Jaksa Pengacara Negara.

“Jadi tidak ada pembicaraan khusus. Adakah orang bahas khusus di keramaian yang bisa didengar semua orang. Kami hanya makan malam dengan teman lama, silaturahmi. Kenapa dipelintir. Apa karena musim politik?,” tanyanya.

Mengenai program Jaksa Pengacara Negara pun kata dia, itu disampaikan setelah Suprianto, Plh Kajari mempertanyakan soal program yang telah dikerjasamai dengan Pemkot Parepare.

“Sebagai teman, kami hanya bercanda tertawa bersama. Andai saya tidak ditanya oleh Pak Suprianto, kita tidak akan bahas soal dinas,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Faisah, Kepala Seksi Pidana Khusus yang juga ikut bersantap malam kala itu.

“Saya hanya dipanggil Bapak (Plh, red) untuk temani makan malam. Tidak ada pembahasan khusus. Mereka hanya silaturahmi, bertemu teman lama. Logikanya, adakah pembicaraan khusus dengan Plh, kan tidak ada pengaruhnya. Lagian dilakukan di tempat ramai. Waduh, kenapa sampai orang berpikir seperti itu,” jelas Faisah, Kasi Pidsus yang baru menjabat beberapa bulan di Parepare ini.(*)


div>