KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Diunggulkan Poltracking, PAN-PPP Makin Termotivasi Menangkan IYL-Cakka

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 25 September 2017 18:49
Diunggulkan Poltracking, PAN-PPP Makin Termotivasi Menangkan IYL-Cakka

Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) (kiri) Salam Punggawa dengan bakal calon Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL) saat silaturahmi, Sabtu malam (7/3). foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Hasil survey Poltracking yang menempatkan Ichsan Yasin Limpo (IYL) di posisi paling teratas tingkat keterpilihan, dijadikan pelecut Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk memassifkan sosialisasi ke kandidat yang maju berpasangan dengan Bupati Luwu Andi Mudzakkar (Cakka).

Tren elektabilitas yang mengalami peningkatan dinilai sebagai tanda jika duet ini memang patut diperhitungkan oleh para bakal calon rival. Mengingat, meski selama ini sosialisasi Punggawa Macakka masih sangat terbatas, namun pencapaiannya sudah sangat signifikan.

Bahkan, jika duet ini sudah memanaskan mesin politik, termasuk memassifkan sosialisasi lewat atribut peraga, seperti yang dilakukan Andi Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar selama beberapa bulan terakhir, bukan tidak mungkin pencapaiannya akan terus mengalami peningkatan.

Ketua Bappilu DPW PPP Sulsel, Rizal Syarifuddin menuturkan, tahapan pilkada masih tergolong panjang. Sehingga jika capaian yang ada selama ini bisa lebih dimaksimalkan, pihaknya sangat yakin Punggawa Macakka akan keluar sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih.

“Kita semakin termotivasi untuk memenangkan IYL-Cakka. Capaian yang terekam di survey Poltracking menjadi gambaran kalau pasangan ini sudah punya modal utama di pilgub. Dan tugas kami selanjutnya memastikan mesin politik bergerak dan lebih massif,” tandas Rizal, Senin (25/09/17).

Sekadar diketahui, di survei Poltracking yang dirilis kemarin, menempatkan IYL di poisisi pertama. Sedangkan untuk posisi calon wakil, Cakka diperingkat ketiga setelah Aziz dan Rusdi Masse (RMS). Hanya saja, posisi Cakka dinilai masuk akal, karena bupati Luwu dua periode ini belum bergerak melakukan sosialisasi. Sangat berbeda dengan Aziz yang sudah tiga kali maju mencalonkan diri di pilgub.

Begitu juga dengan IYL, kendati ditempatkan di posisi pertama, namun pergerakan “Mr Komitmen” ini untuk pencalonannya juga masih bisa dihitung jari. Mengingat, pasca-menyatakan kesiapan maju di pilgub, IYL masih focus menjalankan tanggung jawabnya sebagai ketua PMI Sulsel, serta membagi waktu ke luar negeri guna penelitian penyusunan disertasi gelar doktornya di Unhas.


div>