RABU , 15 AGUSTUS 2018

Doa Khusus Aksi 55 untuk Majelis Hakim Kasus Ahok

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 05 Mei 2017 11:12
Doa Khusus Aksi 55 untuk Majelis Hakim Kasus Ahok

ilustrasi

RAKYATSULSEL.COM – Aksi 55 yang digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) hari ini (5/5), bakal diisi dengan munajat doa bersama di Masjid Istiqlal.

Ketua GNPF-MUI, Ustaz Bahctiar Nasir mengatakan, doa dimaksudkan untuk meminta kepada Allah SWT agar majelis hakim diberi hidayah.

Yakni dalam memutuskan perkara kasus penistaan agama yang menjerat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

“Kami serahkan sepenuhnya pada Majelis Hakim dan Mahkamah Agung Yang Terhormat dan Yang Mulia untuk mengambil keputusan yang terbaik,” kata dia di gedung Komisi Yudisial (KY), Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).

Jadi, kata Bachtiar, dalam aksi tersebut, tidak ada tuntutan kepada Majelis Hakim supaya menjatuhkan vonis seberat-beratnya. Karena pihaknya sadar hal menjadi wilayah/domain hakim. Dia mengaku tak ingin dituduh telah melakukan intervensi terhadap Majelis Hakim.

“Kami tidak boleh mengintervensi hakim yang mulia dalam hal ini,” tuturnya.

Karenanya, lanjut dia, apapun nanti yang diputuskan oleh Majelis Hakim, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami akan bertawakal kepada Allah. Allah pasti akan turunkan keadilannya untuk bangsa ini,” ungkapnya.

Lebih jauh, Bachtiar juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi apapun setelah vonis dibacakan oleh Majelis Hakim.

“Kami berprasangka baik apapun yang diputuskan pasti baik juga bagi kami, dan masyarakat tidak perlu kecewa, tidak perlu melakukan tindakan apapun, serahkan semuanya kepada Allah,” tandasnya.


div>