JUMAT , 15 DESEMBER 2017

Dokter RSUD Takalar Lalai, Ibu dan Bayinya Meninggal

Reporter:

Editor:

Sofyan Basri

Selasa , 17 Oktober 2017 19:10
Dokter RSUD Takalar Lalai, Ibu dan Bayinya Meninggal

Dokter RSUD Takakar Lalai, Ibu dan Bayinya Meninggal

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Seorang warga meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar, Senin (16/10) kemarin.

Kuat dugaan meninggalnya Kasmawati Daeng Tayu (34) akibat lambatnya pelayanan pihak rumah sakit H. Padjonga Dg. Ngalle Kabupaten Takalar.

Menurut keluarga korban, Sukri Daeng Nanjeng mengatakan pada tanggal 13 Oktober korban sempat dibawa ke rumah sakit H Padjonga Daeng Ngalle oleh keluarganya untuk periksa. Hanya saja, kata dia, dokter yang memeriksa, korban baru pembukaan satu  untuk proses melahirkan sehingga disuruh pulang.

“Senin malam sekitar pukul 11.00 wita malam korban kembali lagi dilarikan ke rumah sakit yang sama lantaran mengalami pecah ketuban, setelah dicek oleh dokter hasilnya baru pembukaan dua,” jelas Daeng Tayu.

Sementara itu, keluarga korban lainnya, Sukri Dg Nanjeng mengaku dokter yang memeriksa korban mengatakan bahwa kondisi kandungan Kasmawati dalam kondisi normal begitu juga posisi bayi dalam kandungannya.

Akan tetapi, berselang beberapa jam kemudian, Kasmawati kembali mengalami kritis dan butuh segera tindakan pelayanan cepat, setelah dicek dokter tiba-tiba bilang bahwa pasien harus dilakukan sesar sementara tidak ada persiapan darah.

“Sekitar pukul 11.00 wita malam korban tak sempat terselamatkan bahkan bayi dalam kandungannya juga ikut meregang nyawa. Seandainya dari awal pihak rumah sakit mengambil tindakan dengan melakukan upaya sesar bisa saja kedua-duanya terselamatkan atau paling tidak bayinya yang diselamatkan saja,” kata Daeng Nanjeng.


div>