RABU , 12 DESEMBER 2018

Dokter Yudi: Gemar Membaca Terapi Efektif Kesehatan Otak

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

doelbeckz

Selasa , 25 September 2018 20:03
Dokter Yudi: Gemar Membaca Terapi Efektif Kesehatan Otak

GEMAR MEMBACA. Humas IDI Kota Makassar Dokter Wachyudi Muchsin berbincang santai dengan Duta Baca Indonesia Najwa Shihab di sela-sela seminar nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Hotel Aryaduta Makassar, Selasa (26/9). foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Membaca merupakan aktivitas yang mempunyai banyak manfaat. Selain menambah wawasan serta informasi, membaca juga bisa bermanfaat bagi otak dan tubuh manusia.

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar, Dokter Wachyudi Muchsin, menjelaskan, membaca adalah latihan terbaik untuk otak, karena kegiatan ini melibatkan beberapa fungsi otak, termasuk proses visual, pendengaran, kesadaran fonemik, dan pemahaman.

“Membaca tidak hanya mempertinggi konektivitas di korteks temporal, tapi juga meningkatkan aktivitas di sulkus sentral otak. Ini adalah wilayah yang bertanggung jawab untuk aktivitas motorik sensorik primer,” jelasnya.

Dokter Yudi menjelaskan, saat membaca, neuron di area otak tersebut aktif untuk menciptakan sensasi dari cerita yang Anda baca. Dengan kata lain, membaca tidak hanya sekadar memberi imajinasi, tetapi benar-benar berpengaruh terhadap proses biologi.

Dokter Yudi saat menjadi pemateri pada seminar nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca di Hotel Aryaduta Makassar, 24-26 September, mengurai, dibandingkan menonton televisi atau mendengarkan radio, membaca dapat memberikan pelatihan yang berbeda. Baik ketika memahami halaman per halaman atau hanya membaca intruksi manual mesin pembuat kopi. Bagian otak telah mengembangkan fungsi lain, seperti kemampuan imajinasi, bahasa dan pembelajaran asosiatif, semua terhubung dalam sirkuit saraf tertentu ketika membaca dan kebiasaan membaca dapat memacu otak dalam berpikir dan berkonsentrasi.

“Penelitian di Inggris belum lama ini, peserta diberikan waktu beberapa menit untuk aktivitas merangsang kecemasan. Ada yang membaca, mendengarkan musik dan bermain video games. Setelah diketahui hasilnya, teryata peserta yang membaca mengurangi 67 persen tingkat streesnya. Angka tersebut sangat signifikan dibandingkan yang melakukan kegiatan lain,” kata inisiator Gerakan Makassar Gemar Membaca (GMGM) sejak 2005 ini.

Aktivitas membaca yang melibatkan latihan otak membuat otak lebih efisien mengubah struktur untuk terus berfungsi dengan baik, terlepas dari hal-hal neuropatologi yang berkaitan dengan usia jadi membaca menjadikan membaca buku sebagai hobi dari usia anak-anak hingga usia tua, bermanfaat besar untuk kesehatan otak di usia tua nantinya.

“Empati termasuk kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain,” jelasnya.

Hadir Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab, yang memaparkan cerdas menggunakan gadget untuk membaca dihadiri seluruh Kepala Perpustakaan Kabupaten/Kota dan Provinsi, serta Relawan Baca seluruh Indonesia. (****)


div>