JUMAT , 15 DESEMBER 2017

Dompet Dhuafa Gelar Workshop Menulis Fiksi Anti Korupsi

Reporter:

Editor:

Muh Sophian AS

Rabu , 22 November 2017 19:00
Dompet Dhuafa Gelar Workshop Menulis Fiksi Anti Korupsi

Pusat Belajar Anti Korupsi (PBAK) Dompet Dhuafa bekerjasama Dompet Dhuafa Sulsel menggelar “Roadshow Generasi Baik: Workshop Menulis Fiksi Anti Korupsi Bersama Tasaro G.K” di Sekolah Islam Athirah 1 Makassar, Lantai 2, Ruang Multimedia Jalan Kajaolalido No. 22, Rabu (22/11)

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Pusat Belajar Anti Korupsi (PBAK) Dompet Dhuafa bekerjasama Dompet Dhuafa Sulsel menggelar “Roadshow Generasi Baik: Workshop Menulis Fiksi Anti Korupsi Bersama Tasaro G.K” di Sekolah Islam Athirah 1 Makassar, Lantai 2, Ruang Multimedia Jalan Kajaolalido No. 22 pada Rabu (22/11).

Roadshow Generasi Baik ini merupakan yang keempat kalinya diselenggarakan oleh pusat belajar Anti Korupsi (PBAK) Dompet Dhuafa untuk tingkat SMA/SMK/MA Sederajat. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta terpilih dari berbagai perwakilan Sekolah tingkat SMA/SMK/MA di Makassar. Peserta diberikan pengetahuan tentang korupsi, nilai-nilai antikorupsi, dan materi menulis fiksi.

Penanggung jawab Roadshow Generasi Baik, Rizki Oktaria Putri, mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar mulai mengenal korupsi, terutama tindakan koruptif yang secara tidak sengaja sering dilakukan sehari hari. Yaitu dengan membangun kesadaran antikorupsi di dalam pribadi masing – masing melalui mengamalkan dan membiasakan nilai-nilai antikorupsi,
Selanjutnya pelajar bisa mulai menyebarkan semangat antikorupsi dan melawan korupsi melalui cara yang kreatif dan menarik, yaitu melalui karya tulisan fiksi mereka. Ke depan, tidak hanya melalui tulisan, tapi mereka juga bisa melawan korupsi melalui karya kreatif lainnya seperti video, desain gambar, film, dan sebagainya.

Pemimpin Cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Andriansyah mengatakan kegiatan ini akan menanamkan nilai-nilai anti korupsi, dan tentunya para peserta akan belajar tentang anti korupsi lewat tulisan. “Siapa disini yang belum pernah mencontek?” begitu pertanyaan yang dilontarkan oleh Andriansyah di sela-sela sambutannya.

Pertanyaan yang sederhana, tapi nyatanya tidak ada satupun diantara para pelajar SMA peserta Generasi BAIK yang mengacungkan jarinya.

Sementara itu, Kepala Humas Sekolah Islam Athirah, Khasan, S.Pd, mengatakan kegiatan ini adalah sesuatu yang tepat sasaran karena pengembangan literasi sangat maju saat ini. “Melalui literasi dan nilai-nilai anti korupsi, Dompet Dhuafa dapat memberikan dorongan kepada anak-anak SMA karena merekalah harapan kita untuk melanjutkan estafet kepemimipinan dan mereka pula generasi harapan untuk melawan korupsi di Negeri ini,” terangnya.

“Sudah saatnya orang baik bergerak. Kenapa? Karena kebaikan yang tidak terorganisir akan kalah dari kejahatan yang teroganisir.” Lanjut Khasan mengapresiasi kegiatan ini.

Kegiatan ini juga menghadirkan team Pusat Edukasi Antikorupsi KPK melalui Obat Manjur (Orang Hebat Main Jujur): Bermain, Belajar, dan Berbagi yang menyebarkan semangat antikorupsi dan nilai-nilai integritas melalui media papan permainan (board game) kepada peserta workshop.
Kemudian dilanjutkan Workshop Menulis Fiksi Anti Korupsi Bersama Penulis Tasaro G.K (penulis buku tetralogi Muhammad). Para peserta Roadshow Generasi Baik dari Makassar nantinya akan bergabung dengan komunitas Generasi BAIK yang sudah ada. Sampai saat ini sudah beranggotakan sekitar 170 orang dari wilayah Jabodetabek. Pascapelatihan mereka akan tetap diberikan coaching online melalui grup yang akan diisi oleh pemateri-pemateri profesional lainnya. “Inilah salah satu ikhtiar kita untuk membangun generasi Indonesia yang berkarakter. Mimpi kita tentunya sama, yaitu Indonesia Tanpa Korupsi. Generasi BAIK #MudaMelawanKorupsi.” Ujar Rizki penanggung jawab acara ini. (*)

Penulis
SYARIF
Marketing Communication
DOMPET DHUAFA SULSEL


div>