JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Dorong Kuota 30 Persen, DPPPA Makassar Motivasi Bacaleg Perempuan

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Iskanto

Senin , 10 September 2018 17:41
Dorong Kuota 30 Persen, DPPPA Makassar Motivasi Bacaleg Perempuan

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Demi mendorong pemenuhan hak kuota 30 persen Perempuan di Parlemen 2019/2024.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar memotivasi Bakal Calon (Bacaleg) Perempuan yang hendak bertarung di DPRD kota Makassar 2019 mendatang.

Perhelata forum ini bertajuk, “Peningkatan Peran Perempuan dalam meningkatkan pembangunan di kota Makassar”. Dilaksanakan di Boutique Hotel, Jl Gunung Bawakaraeng Makassar, Senin (10/9).
Kepala Dinas PPPA kota Makassar, Tenri A. Palallo mengatakan kegiatan ini diikuti oleh ratusan Bacaleg perempuan perwakilan dari 16 Parpol peserta pemilu 2019.

“Kegiatan ini melibatkan ratus Bacaleg perempuan, dari 16 parpol di kota Makassar,” ujanya.

Dijelaskan, secara umum, kegiatan ini sebagai upaya pemerintah Makassar dalam hal ini, Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto dan wakilnya Syamsu Rizal untuk meningkatkan indeks pembangunan dan indeks pemberdayaan gender di kota ini.

“Pemberdayaan gender di mana itu, diukur dari seberapa banyak perempuan menduduki posisi posisi strategis. Kalau di politik seberapa banyak anggota DPR perempuan kita ini di parlemen, kan belum mencapai kota 30% persen,” kata mantan Kabag Humas Kota Makassar itu.

Menurut Tenri sapaan Kadis PPPA, saat ini kuota perempuan di kursi parlemen kota Makassar, baru mencapai 14 persen. Jumlah ini belum mencukupi kuota 30 persen sehingga diharapkan akan bertambah tahun 2019 nanti.

“Kuota perempuan saat ini, baru 14 persen. Nah, sekarang kita mau menuju ke parlemen 2019, jadi kita harus menggenjot supaya indeks pemberdayaan gender ini bisa menyaingi yakni di atas rata-rata, agar tahun ini bisa perempuan 30 persen di DPRD kota Makassar,” harap mantan Jurnalis ini.

Oleh sebab itu, lanjut dia sangat dibutuhkan kerjasama semua pihak guna mendorpng dan memberikan kesempatan kepada perempuan guan memperoleh hak yang sama dalam dunia politik.

Tak hanya itu, Tenri mengatakan, kegiatan yang dihelat atas kerjasama Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP). Sangat mengapresiasi beberapa Parpol yabg memberikan kesempatan kepada perempuan dengan menempatkan posisi nomor urut 1 pada sejumlah Dapil untuk Caleg 2019.

“Kami juga sangat berterima kasih ke sejumlah Parpol. Untuk 5 daerah pemilihan caleg, ada 9 partai politik yang menempatkan perempuan di posisi urutan pertama,” ucapnya.

Diketahui, kegiatan ini juga mengahdirkan sejumlah pemateri yang handal untuk memotivasi Bacaleg Perempuan. Salah satu narasumber adalah Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan dan Gender (P3KG) Unhas Makassar, Dr. Rabina Yunus, M.Si. (*).


div>