KAMIS , 13 DESEMBER 2018

DP2 Makassar Uji Sampel Produk Perikanan

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

RRS

Senin , 15 Mei 2017 21:54
DP2 Makassar Uji Sampel Produk Perikanan

int

Editor : Rasmi Ridjang Sikati

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar dibawah kepemimpinan Dr Abd Rahman Bando SP M.Si kembali melakukan pengambilan dan uji sampel bahan pangan.

Kegiatan yang dilakukan di Pasar Sentral dan Gelael ini merupakan kegiatan rutin dari DP2 Kota Makassar yang sebelumnya bernama Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan Peternakan (DKP3) Kota Makassar.

Uji sampel ini untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam mengkonsumsi produk perikanan yang dipasarkan di wilayah Kota Makassar baik di pasar ikan, pasar tradisional maupun di pasar moderen.

Kepala Dinas DP2 Kota Makassar Dr Abd Rahman Bando SP M.Si  mengungkapkan, ini upaya Pemkot Makassar meminimalisir atau menekan tingkat peredaran jenis makanan produksi perikanan dan peternakan tidak layak konsumsi.

Sidak digelar menjelang datangnya bulan Ramadan 1438 H untuk mengantisipasi beredarnya produk makanan yang tidak layak konsumsi bagi masyarakat Kota Makassar.

“Diharapkan, mereka bisa mengkonsumsi makanan sehat di bulan Ramadan. Makanan harus terus dipantau karena jika tidak dipantau akan berakibat mengganggu kesehatan,” terangnya.

Jika ditemukan ada indikasi  kandungan bahan berbahaya pada produk yang dijual maka akan dibuatkan pernyataan. Selanjutnya, produknya ditarik dari tempat penjualan. Kemudian, dinas terkait akan turun kembali menindaklanjuti secara intensif.

Pengawasan peredaran sejumlah produk perikanan yang mengandung formalin tersebut tidak hanya pada pasar- pasar tradisional, tapi juga pada supermarket karena tidak menjamin produk pada pasar moderen dan sejenis bebas formalin.

Selain memeriksa mutu produk perikanan tersebut, tim juga melakukan pemantauan akan kecukupan ketersediaan produk makanan jelang Ramadan.

Pada kesempatan ini,  tim juga terus melakukan sosialisasi dan penegasan kepada para pedagang untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa berbahaya pada kesehatan konsumen. Seperti, memberikan kandungan pengawet formalin dan boraks pada dagangannya. Pedagang juga diingatkan untuk memperhatikan ciri-ciri ikan yang baik dan tidak mengandung bahan berbahaya tersebut jika mengambil dari para penyuplai di pasar-pasar.

Kepala Bidang Perikanan DP2 Kota Makassar Ir. Zanty Susilawati mengatakan,  tahun ini pihaknya membentuk tim beranggotakan 23 orang tenaga teknis yang akan melakukan beberapa kali kegiatan selama tahun 2017 ini.

Diharapkan pula,  masyarakat jeli mengenali ikan-ikan yang sehat dan layak dikonsumsi dengan melihat kesegaran ikan tersebut.

DP2 juga akan terus melakukan sinergi dengan instansi terkait dalam melakukan pengawasan dan pengujian terhadap produk-produk baik perikanan, peternakan dan pertanian, seperti kerjasama yang dilakukan dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulsel. (adv)

 

 


div>