KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

DP2 Sidak Dua Supermarket, Antisipasi Produk Pangan Tak Layak

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Kamis , 01 November 2018 09:20
DP2 Sidak Dua Supermarket, Antisipasi Produk Pangan Tak Layak

Kepala DP2 Kota Makassar, Abd Rahman Bando. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Perikanan dan Peternakan (DP2) Kota Makassar kembali melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di dua supermarket. Sidak ini merupakan program rutin dan fokus kali ini produk pangan.

Kepala DP2 Makassar, Abd Rahman Bando mengatakan, pihaknya intens memantau produk-produk baik dari hasil pertanian maupun perikanan yang dipasarkan di Kota Makassar.

“Hasil sidak terhadap produk ikan tadi, Alhamdulillah tidak ada temuan di dua supermarket tadi,” ungkap Rahman Bando, Rabu (31/10).

Rahman menyebutkan, sidak yang dilakukan kali ini bukan terkait penyakit pada produk pangan segar, melainkan pada sisi layak konsumsi dengan dilihat dari tekstur daging, bau dan kelembaban produknya.

“Jadi, ketika misalnya ikan atau daging ayam dengan PH diatas 7,5, kita tidak direkomendasikan untuk di jual karena itu tidak layak konsumsi dan bisa biat konsumen sakit perut,” ucapnya.

Kata Rahman, metode yang digunakan menggunakan sistem pemeriksaan sample ditempat, sehingga hasil bisa disampaikan langsung ke pengusahan produk pangan segar tersebut.

“Kita punya laboraturium mobile, nah ini kita ambil sample dan periksa ditempat. Itu langsung dilihat pemiliknya. Jadi kalau ada temuan disitu langsung dimetahui oleh pemiliknya dan tidak ada komplain,” katanya.

Rahman menambahkan, Dinas Perikanan dan Peternakan Kota Makassar, sejak lama punya program pemeriksaan di seluruh penjualan bahan pangan segar di Kota Makassar.

“Karena keterbatasan jumlah personil, maka kita (sidak) dilakukan secara acak. Beberapa waktu lalu, kita periksa di MP, kemudian di Mtos dan Pasar Daya,” cetusnya.

Tidak hanya itu, kata Rahman, pihaknya juga rutin memeriksa hasil tangkapan langsung nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Tujuannya, agar masyarakat Makassar benar-benar mengkonsumsi ikan yang layak. (*)


div>