SABTU , 17 NOVEMBER 2018

DP2 Terjunkan Tim Pemeriksa Hewan Qurban

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Jumat , 25 Agustus 2017 23:04
DP2 Terjunkan Tim Pemeriksa Hewan Qurban

Ilustrasi Pemotongan Daging Kurban.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jelang Hari Raya Idhul Adha yang jatuh pekan depan, Dinas Pertanian dan Perikanan (DP2) Kota Makassar, mulai melakukan pemeriksaan terhadap hewan qurban di lapangan samping Masjid Al Markaz Al Islami, Kecamatan Tallo, Jumat (25/8).

Tim pemeriksa hewan kurban yang dibentuk oleh DP2 tersebut melibatkan tim dokter dan mahasiswa Fakultas Peternakan Unhas untuk memeriksa kesehatan, serta kelayakan hewan qurban yang ada di Kota Makassar

“Ini hari pertama dilakukan pemeriksaan hewan qurban, ini kami lakukan untuk mengantisipasi penyakit dan hewan tidak layak dijadikan qurban,” jelas Kadis DP2 Makassar, Abd Rahman Bando.

Rahman bando juga menyampaikan bahwa anggota tim yang diturunkan untuk memeriksa hewan kurban, berjumlah 200 orang, yang terdiri atas 42 orang dari DP2, 100 relawan dari mahasiswa peternakan Unhas dan selebihnya tim dokter hewan.

“Tim yang kami bentuk inilah yang juga akan melakukan pemeriksaan pada lima kecamatan yang menjadi tempat penampungan hewan, seperti di Kecamatan Manggala, Biringkanaya, Tamalate, Bontoala dan Rappocini,” ungkapnya.

Adapun kriteria hewan qurban yang layak, lanjut Rahman Bando, antara lain umurnya minimal 2,5 tahun untuk sapi dan kambing 1,5 tahun. Juga tidak terdapat cacat pada tanduk, telinga dan ekor tidak terpotong, serta tidak berpenyakitan, termasuk beratnya ideal.

“Setelah diperiksa, dan dinyatakan telah memenuhi syarat, hewan qurban ini kemudian akan diberi label oleh petugas dan akan dibuatkan surat layak potong,” tambahnya.

[NEXT-RASUL]

Diketahui, berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi ini, terdapat 76 ekor sapi, enam di antaranya dinyatakan tidak bersyarat karena didapati terdapat cacat dan tidak cukup umur.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang hendak membeli hewan kurban, agar menanyakan label dan surat layak potong yang diterbitkan instansi terkait. Hal tersebut guna menjamin kesterilan daging dari hewan yang akan disembelih pada saat Idul Adha nanti,” imbaunya.

Bahkan, jika ada warga yang mau berqurban kemudian ingin mengecek kesehatan hewan kurbannya, Rahman Bando mempersilahkan untuk menghubungi Call Center 112.

“Insya Allah kami dari mobile Animal Care dan Tim pemeriksa Kesehatan Hewan akan mendatangi warga yang membutuhkan,” tutupnya.


div>