SENIN , 15 OKTOBER 2018

DP3A Makassar Siapkan Pendampingan Bagi Pengungsi Palu

Reporter:

Editor:

Iskanto

Jumat , 05 Oktober 2018 14:00
DP3A Makassar Siapkan Pendampingan Bagi Pengungsi Palu

Kepala DP3A Pemkot Makassar, Tenri A Palallo . (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Pemerintah kota (Pemkot) Makassar menyiapkan pendampingan bagi pengungsi anak dan perempuan korban gempa, tsunami, dan lumpur di Palu, Sigi, Donggala, dan Petobo, Sulawesi Tengah.

Kepala DP3A Pemkot Makassar, Tenri A Palallo menyampaikannya saat menjadi nara sumber pada Dialog Rutin Wali Kota Makassar “Coffee Morning” yang diadakan Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Pemkot Makassar yang mengusung tema Jagai Anak’ta Solusi Perlindungan Anak di Kopi Alps, Jalan Dr Ratulangi. Kamis, (4/10).

Tenri A Palallo menyampaikan jika saat ini, ada sekitar 104 pengungsi anak, dan 31 perempuan yang sementara berada di Shelter Antang yang disiapkan oleh Yayasan Akar Panrita Mamminasata. Mereka umumnya terpisah dari orang tua yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya ataupun telah dinyatakan meninggal dunia.

“Kami akan menurunkan relawan untuk mendampingi anak–anak pengungsi asal Palu,” tutur Tenri A Palallo.

Relawan yang diturunkan, lanjutnya, adalah mereka yang telah terlatih dalam memberikan pendampingan kepada pengungsi anak–anak dan perempuan. Mereka akan mendampingi korban melewati trauma pasca terjadinya bencana alam.

Tenri menambahkan, keterlibatan relawan dari DP3A Makassar mendampingi korban yang sementara berada di shelter Yayasan Akar Panrita Makassar sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.

“Duka Palu adalah duka Indonesia, ini adalah musibah yang mengusik empati kita, membuat kita warga Makassar, dan kita sebagai anak bangsa menyatu, bahu membahu, bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana,” ungkap Tenri.

Ia juga mengajak warga Makassar bergabung menjadi relawan untuk memberikan bantuan dan pendampingan bagi korban gempa sehingga mereka bisa lebih cepat melewati trauma yang diderita akibat musibah yang dialami.(*)


div>