SABTU , 17 NOVEMBER 2018

DPD Golkar Evaluasi Dukungan untuk NH

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 28 Desember 2016 11:27
DPD Golkar Evaluasi Dukungan untuk NH

Ilustrasi

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Sulsel akan melakukan evaluasi kepada beberapa DPD II Golkar. Terkhusus kepada DPD II Golkar yang telah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) dan menyatakan untuk mendorong Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2018 mendatang.

Seperti diketahui, pada pelaksanaan Musda DPD II Golkar di Sulsel lalu, terdapat beberapa daerah yang menyatakan akan mendorong Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar tersebut. Diantaranya adalah DPD II Golkar Parepare, DPD II Golkar Bone, DPD II Golkar Wajo, dan DPD II Golkar Soppeng.

Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, HM Roem, mengatakan, pernyataan beberapa DPD II Golkar di Sulsel pada Musda lalu akan dievaluasi secara internal. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan secara konsisten dan integritas mengenai dukungan tersebut.

“Iya dalam waktu dekat kita akan bahas dukungan tersebut, karena kan saya perhatikan hampir tiap Musda itu Ketua DPD II menyatakan akan mendorong Pak Nurdin maju di Pilgub. Makanya kita akan panggil yang bersangkutan nanti untuk dimintai keterangan, dukungan seperti apa yang dimaksud,” kata Roem, Selasa (27/12).

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari kajian DPD I. “Saya pikir ini mesti ada langkah kongkrit memang untuk mengkaji dukungan tersebut. Kalau memang hasilnya nanti bagus, maka mesti DPD I juga harus bertindak dengan cepat agar momentum tersebut tidaklah lepas begitu saja,” ungkapnya.

Apalagi, kata dia, ketika dukungan dari DPD II tersebut telah mencapai separuh dari seluruh DPD II di Sulsel. “Saya kira kalau separuh dari 24 DPD II Golkar di Sulsel sudah menyatakan dukungan, maka tidak perlu lagi menunggu semua DPD II selesai Musda untuk bekerja,” ujarnya.

[NEXT-RASUL]

Mantan Bupati Sinjai dua periode itu mengatakan, jika terlalu lama menunggu untuk bekerja, maka bisa jadi akan mengalami perubahan karena situasi politik saat ini masih sangat dinamis. “Saya kira sudah ditau apa maunya DPD II kalau sudah ada yang menyatakan dukungan kan, sehingga kalau saya secara pribadi tidak usah terlalu lama menunggu untuk bekerja. Dan koordinasi apa yang akan dilakukan selanjutnya itu sudah terpikirkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru, mendeklarasikan dukungan kepada Ketua Golkar Sulsel Nurdin Halid maju di Pilgub Sulsel 2018. Hal itu disampaikan Ketua DPD II Wajo tersebut di hadapan Ketua Umum Golkar Setya Novanto di acara pembukaan Musda Golkar Wajo IX.

“Saya akan sebut namanya yang akan kita dukung di Pilgub Sulsel, saya mengajak semua rakyat Wajo untuk mendukung Bapak Nurdin Halid. Alhamdulillah saya didukung oleh para kader Pak Nurdin, harus pak Nurdin masuk calon Gubernur Sulsel 2018,” kata Andi Burhanuddin pada sambutan pembukaan Musda DPD II Golkar Wajo, Minggu (11/12) lalu.

Dukungan terhadap Nurdin maju pada Pilgub Sulsel mendatang juga datang dari koleganya di DPP Partai Golkar, Idrus Marham. Sekretaris Jenderal DPP Golkar asal Pinrang itu bahkan menganggap Nurdin sebagai politisi yang tidak boleh lari dari kenyataan untuk maju di Pilgub.

“Saya kira Pak Nurdin tidak boleh lari ketika masyarakat Sulsel menginginkannya maju pada Pilgub Sulsel mendatang,” kata Idrus ketika ditemui pada acara nonton bareng Final Piala AFF di Kantor DPD II Golkar Makassar beberapa waktu yang lalu. (ian/dwi/C)


div>