MINGGU , 20 MEI 2018

DPD II Golkar Sinjai Belum Buka Pendaftaran Cakada

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 25 Mei 2017 18:42
DPD II Golkar Sinjai Belum Buka Pendaftaran Cakada

Usungan Golkar di Pilkada 2018. (Karikatur RakyatSulsel.)

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Pelaksana tugas (Plt) DPD II Partai Golkar Kabupaten Sinjai, Iskandar Zulkarnain Latif, menyatakan sampai saat ini DPD Partai Golkar Sinjai belum membuka pendaftaran calon kepala daerah (Cakada) sehingga pihaknya belum bisa memutuskan pasangan calon (Paslon) yang akan diusung pada Pilkada tahun 2018 mendatang.

“Jadi hari jumat besok kami rapat internal untuk membahas itu, mulai penjaringan dan waktu pendaftaran,” ujarnya (25/5).

Iskandar menambahkan, dalam rapat internal tersebut akan menjadi titik penentu apa saja yang dipersiapkan untuk menjaring kandidat yang ingin masuk menggunakan Golkar sebagai kendaraan. Setelah disaring, maka pihaknya menggunakan hasil survey internal Partai yang digelar sebagai tolak ukur usungan.

“Jadi bukan sepih peminat, hanya saja Golkar telah memiliki mekanisme dan prosedur tetap dalam menetapkan calon,” kata Iskandar.

Dia menjelaskan, tahapan Pilkada diawali dengan  pembukaan pendaftaran oleh DPD II Golkar tingkat kabupaten. Selanjutnya, disampaikan ke DPD I Golkar Provinsi Sulsel untuk dilakukan survey dan mengukur elektabilitas para calon. Kemudian hasil survei dilaporkan ke DPP Golkar yang memilih calon yang diajukan DPD Provinsi untuk kemudian dilakukan survey kedua. Setelah itu hasil survey dikembalikan ke DPP untuk ditetapkan.

“Proses tahapan pendaftaran internal Partai Golkar pun saat ini belum dimulai. Proses itulah yang wajib dilaksanakan terlebih dahulu baru kemudian proses penjaringan ini dengan proses survei untuk mengukur tingkat popularitas dan tingkat elektabilitas,” katanya.

Balon kepala daerah, lanjut Iskandar, bisa dari non kader maupun kader Golkar. Artinya, Golkar harus berpikir rasional  dengan mencari kader yang terbaik. Selain itu, partai juga harus sangat terbuka terhadap bakal calon yang memang bisa memenangkan partai, sehingga pihaknya tidak menutup kemungkinan mengusung kader-kader luar.

[NEXT-RASUL]

“Akan tetapi ada yang harus diingat, Partai Golkar ini banyak kader yang mampu untuk maju sebagai calon kepala daerah,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Sulsel, Kadir Halid, mengatakan saat ini sudah ada empat calon Bupati/Walikota usungan Golkar di Pilkada serentak 2018 mendatang, yang digelar di 12 Kabupaten/kota Sulsel.

Kadir menuturkan, empat calon Bupati/Walikota yang sudah pasti diusung Golkar itu adalah mereka yang menjabat ketua Golkar dan incumbent Pilkada di masing-masing daerah. Seperti Walikota Parepare Taufan Pawe, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Bupati Bone Andi Fashar Padjalangi, dan Bupati Enrekang Muslimin Bando. Sedangkan daerah lainya harus penjaringan dan membuka pendaftaran.

“Sisanya atau delapan daerah yang menggelar Pilkada diperintahkan untuk membuka penjaringan bakal calon kepada daerah. Delapan daerah itu, Kabupaten Bantaeng, Sinjai, Sidrap, Wajo, Luwu, Pinrang, Kota Palopo dan kota Makassar,” tutupnya.


div>