MINGGU , 21 OKTOBER 2018

DPD RI Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Perawat

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 05 September 2017 20:33
DPD RI Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Perawat

ILUSTRASI

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Indonesia sejauh ini dinilai belum berpihak kepada profesi perawat. Padahal, profesi perawat sudah mempunyai UU sendiri yang mengatur sistem keperawatan Indonesia, yakni UU No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan. Namun pemerintah seakan tidak peduli dengan adanya UU tersebut.

Wakil Ketua Komite III Abdul Aziz berjanji akan terus mengawal dan memperjuangkan nasib para perawat. Lebih kongkritnya, DPD menargetkan tahun ini agar mutu dan kesejahteraan perawat lebih baik lagi.

“Kita akan perjuangkan ini. Mudah-mudahan tahun ini bisa tercapai,” ucapnya saat RDPU dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Jakarta, Selasa (5/9).

Senator asal Sumatera Selatan itu menilai memang pemerintah terkesan lalai dengan profesi perawat. Kedepan, DPD RI akan mentah penjelasan kepada pemerintah khususnya Menteri Kesehatan. “Kita dalam waktu dekat ini akan RDP dengan Menkes. Kita akan perjuangkan ini,” papar dia.

Senada dengan Abdul Aziz, Anggota Komite III DPD Stefanus Ban Liow mengatakan bahwa profesi perawat harus lebih baik dari sebelumnya. Selama ini pemerintah berkesan kurang serius terhadap profesi ini. “Memang kita harus menanyakan langsung kepada menteri terkait,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua PPNI, Harif Fadhillah mengatakan bahwa UU No. 38 Tahun 2014 sejatinya milik rakyat Indonesia. Sayangnya, pemerintah terkesan mengabaikan lahirnya UU ini.

“Untuk membentuk kebijakan saja, UU ini tidak pernah disentuh oleh pemerintah. Faktanya UU ini hanya miliki perawat sehingga sistem dilapangan tidak dilihat oleh pemerintah,” kata Harif.


Tag
  • DPD RI
  •  
  • Perawat
  •  
    div>