KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

DPK BKPRMI Cetak 763 Wisuda Santri

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 28 Maret 2017 22:35
DPK BKPRMI Cetak 763 Wisuda Santri

Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) wilayah Kecamatan Somba Opu menggelar acara wisuda kepada santriwan/i di Gedung Auditorium Kampus II UIN Alauddin Samata Gowa, Selasa (28/3).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) wilayah Kecamatan Somba Opu menggelar acara wisuda kepada santriwan/i di Gedung Auditorium Kampus II UIN Alauddin Samata Gowa, Selasa (28/3).

Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Gowa, Kyai H. MUH Saleh Hamid mengatakan, jumlah santri yang di wisuda pada angkatan 23 sebanyak 763 wisudawan/i dari TKA/TPA Se- Kecamatan Somba Opu.

“Pada angkatan 23 ini yang ikut ada 831 santri, tapi yang dinyatakan lulus hanya 763 santri dan 68 lainnya dinyatakan belum lulus,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pada acara wisuda santri ini mengangkat tema “Menciptakan Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang”. Menurutnya, agar seluruh wisuda santri yang telah lulus di harapkan dapat menatap masa depan yang baik.

Ketua Umum DPK BKPRMI Muchsin Ramlan mengatakan, pada tahun 2017 ini pihaknya telah melaksanakan wisuda yang ke-8, hal tersebut diselenggarakan di Kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Gowa.

“Ini adalah kegiatan wisuda yang ke-8 yang dilaksanakan selama tahun 2017 dan sebelumnya telah dilakukan di kecamatan-kecamatan lainnya yang ada di Kab. Gowa, dengan jumlah peserta 763 peserta dari 125 TPA yang ada di Kec amatan Somba Opu,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa Syamsuddin Bidol mengungkapkan, sangat mengapresiasi dengan adanya program-program TKA/TPA. Dia menilai, anak-anak perlu dibina sejak dini dengan nilai-nilai keagamaan. Dukungan ini juga didasari atas program untuk merealisasikan program anti buta aksara.

“Saya pikir TKA/TPA seperti ini perlu untuk selalu ditingkatkan, mengingat program yang ingin kita sukseskan bersama yakni menepis buta aksara. Sehingga para generasi muda kita siap menjadi penerus yang cemerlang,” tutup Syamsuddin.


div>