JUMAT , 15 DESEMBER 2017

DPK Sulsel Semakin Merosot

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Rabu , 04 Oktober 2017 10:40
DPK Sulsel Semakin Merosot

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Stabilitas sistem keuangan daerah merupakan fungsi intermediasi perbankan di Sulsel masih berjalan baik. Hal itu tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) masih berada posisi tertinggi 130 persen, lebih tinggi dibanding dari Juli 2017, 128,3 persen.

Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Bambang Kusmiarso, ditemui di kantornya, Selasa (3/10), mengatakan, kondisi ini mengindikasikan Sulsel masih menjadi salah satu tujuan utama penyaluran kredit oleh perbankan.

Disamping itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) di Sulsel mengalami penyusutan hingga 0,5 persen, dibanding pertumbuhan bulan sebelumnya, 2,2 persen (Y on Y).

“Ini disebabkan penurunan DPK, pemerintah daerah sejalan dengan peningkatan penyerapan atau realisasi anggaran termasuk APBD,” ujarnya.

Bambang mengaku, hal ini juga dampak dari tax amnesty dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bahwa IKM perlu menarik dari perbankan dalam bentuk obligasi.

“Ini sebenarnya fenomena nasional, namun berdampak ke Sulsel. Dan kejadian di sini kemampuan Sulsel itu bisa menghimpun dana sekira 0,5 persen pada bulan Agustus 2017 dan sebelumnya 0,4 persen,” katanya.

Bambang menilai, kalau melihat minatnya banyak yang melakukan pembiayaan yang lebih besar dalam menghimpun dana.


div>