SABTU , 15 DESEMBER 2018

DPKH Latih Calon Penerima Bantuan Ayam Akusi

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 13 Maret 2017 20:38
DPKH Latih Calon Penerima Bantuan Ayam Akusi

Peserta pelatihan tata cara memelihara ayam Akusi di Desa Kassi'buleng, Kecamatan Sinjai Borong, Senin (13/3). foto: syamsuddin/rakyatsulsel.

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai nampaknya serius menjalankan program pengentasan kemiskinan yang diprogramkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Pasalnya, sebelum warga miskin diberi bantuan bibit Ayam Kampung Unggul Sinjai (Akusi), DPKH terlebih dahulu melatih calon penerima bantuan tentang tata cara memelihara ayam Akusi dan untuk kali ini DPKH melatih warga di Desa Kassi’buleng, Kecamatan Sinjai Borong, Senin (13/3).

Sekretaris DPKH Kabupaten Sinjai, Irwan Suaib, menyampaikan, kegiatan pelatihan ini, dilaksanakan sebagai upaya untuk menyampaikan kepada masyarakat bagaimana cara-cara yang baik untuk memelihara ayam Akusi dan bagaimana pencengahan penyakitnya.

“Jadi sebelum kami beri bantuan,  mereka diajar dulu cara memelihara ayam Akusi dan pesertanya adalah 20 orang yang merupakan calon penerima bantuan ayam akusi dari pemerintah daerah, Pelatihan ini juga untuk pengembangan usaha  ayam kampung dimana Kabupaten Sinjai telah melakukan suatu inovasi dengan pengembangan ayam Akuisi. Tentu ini sejalan dengan visi misi Bupati Sinjai yaitu upaya mengembangan ternak-ternak lokal dengan memanfaatkan teknologi modern dan lebih maju,” jelasnya.

Kepala Desa Kassi Buleng, Bahar, berharap dengan bantuan dari pemerintah daerah ini  dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memelihara ayam Akusi.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh warga dengan baik serta bantuan serupa bisa kembali diberikan kepada warga yang kurang mampu pada Tahun depan,” harapnya.

Diketahui, Pada tahun 2017 ini Pemerintah Kabupaten Sinjai akan memberikan bantuan ayam Akusi kepada 200 Kepala Keluarga (KK) miskin yang tersebar di beberapa desa/kelurahan. Setiap kepala keluarga miskin akan mendapatkan 56 ekor ayam Akusi, pakan, tempat pakan, tempat minum, tempat bertelur dan obat-obatan. (***)


div>