SENIN , 21 MEI 2018

DPM-PTSP Layani Empat Perizinan

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 24 Mei 2017 11:03
DPM-PTSP Layani Empat Perizinan

Pengunjung berfoto di salah satu stand dengan latar belakang Kecamatan Kepulauan Sangkarrang di acara Makassar City (MC) Expo 2017, di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Selasa (23/5). foto: asep/rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemkot Makassar menampilkan berbagai jenis pelayanan perisinan pada ajang Makassar City Expo 2017 di Anjungan Pantai Losari Makassar.

Empat jenis pendaftaran pelayanan terpadu yang diterima saat expo berlangsung, yaitu pelayanan perizinan wajib restribusi, pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), layanan perizinan tidak wajib restribusi pelayanan jenis usaha dan tanda daftar usaha.

Sekretaris DPM-PTSP Armin Paera mengatakan, pihaknya akan menerima pengajuan berkas permohonan perizinan bagi masyarakat Kota Makassar yang ingin mendaftar perizinan pada saat MC Expo berlangsung.

“Kami persilakan kepada warga kota Makassar yang ingin mengurus perizinannya, untuk datang ke Stand DPM-PTSP, kita buka pelayanan permintaan perizinan dilokasi pameran,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar memamerkan serta mensosialisasikan program unggulannya yaitu program Jagai Anak Ta’.

“Dari beberapa program inovasi yang telah dilaksanakan oleh Dinas PPPA, program Jagai Anak Ta’ ini adalah yang terbaru dan akan terus disosialisasikan ke masyarakat luas,” terang Kepala DPPPA Makassar Tenri A Palallo diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (24/5).

Program ini, lanjut Tenri, diharapkan akan menimbulkan dampak positif kepada masyarakat, khususnya seluruh orangtua untuk lebih intens melakukan pengawasan kepada anaknya.

[NEXT-RASUL]

“Kami sengaja memamerkan program Jagai Anak Ta’ agar program tersebut bisa lebih dikenal masyarakat Kota Makassar,” ujar Tenri.

Melalui ajang MC Expo 2017 ini, Tenri juga memperlihatkan salah satu inovasi yang telah dilakukannya bersama DPPPA Makassar, yakni ruang kreativitas anak. Program tersebut bertujuan menunjang tumbuh kembang anak atas potensi yang miliki diantaranya minat dan bakat untuk menjadi kreatif dan inovatif.

“Program ruang kreativitas anak itu adalah tempat anak-anak diajarkan lebih kreatif, khususnya bagi anak lorong di Makassar,” jelas Tenri.

Stand DPPPA beberapa diantaranya bertema tentang Ayo Kembalikan Anak-anak ke Sekolah, hal-hal yang Perlu Diketahui Mengenai Penghapusan KDRT, Mekanisme Pelaporan Keluarga Rentan yang Berpotensi Bermasalah Dengan Hukum/Kesos, Memahami Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan Apa yang Anda Ketahui Tentang Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

“Kalau ingin mengetahui detailnya, kita bisa memberikan penjelasan ke masyarakat tentang inti-inti yang disajikan dalam buku yang ada di stand kami ini,” pungkas Tenri. (***)


div>