RABU , 21 NOVEMBER 2018

DPMPTS Luwu Utara Gelar Rakor Bersama Tim Task Force, Ini Yang Dibahas!

Reporter:

Haerul Tunggariif

Editor:

Iskanto

Jumat , 09 November 2018 11:11
DPMPTS Luwu Utara Gelar Rakor Bersama Tim Task Force, Ini Yang Dibahas!

Suasana Rakoor Tim Task Force yang dipimpin oleh Kadis DPMPTSP Luwu Utara Ahmad Jani Jumat (9/11/2018).

LUWUUTARA, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Luwu Utara mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) kemajuan penanaman modal. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat DPMPTSP Luwu Utara, Jumat (9/11).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kadis DPMPTSP Ahmad Jani yang dihadiri oleh Tim Task Force Luwu Utara (Perwira Penghubung, Polres Luwu Utara, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, ATR/BPN, Dinas PUPR, Kantor Pelayanan Pajak), Pejabat struktural dan staf lingkup DPMPTSP Luwu Utara.

Kadis DPMPTSP Ahmad Jani dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk menindaklanjuti surat dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO). Hal itu terkait komponen perhitungan harga TBS sebagai respon Pemerintah Luwu Utara terhadap keluhan masyarakat terhadap Harga TBS Kelapa Sawit yang semakin rendah.

“Dengan tidak adanya transparansi oleh Pabrik Kelapa Sawit diantaranya PT. Jas Mulia dalam penentuan harga TBS, misalnya nilai Randemen yang tidak pernah dipublikasikan serta Indeks “K” yang oleh Pabrik Kelapa Sawit juga tidak transparan dalam menentukan biaya operasional sehingga dengan adanya rakoor ini bisa diketahui apa kendala dari pihak perusahaan,” kata Ahmad Jani.

Tidak hanya itu, ia menegaskan agar permasalahan dan isu yang berkembang dapat diselesaikan untuk kepentingan bersama antara pihak manajemen pabrik kelapa sawit, pemerintah daerah dan masyarakat khususnya petani kelapa sawit.

“Setiap masalah pasti ada solusinya sehingga dibutuhkan koordinasi yang baik khususnya dengan petani kelapa sawit,”pungkasnya. (*)


div>