SENIN , 23 JULI 2018

DPP HIKMA Apresiasi DPW Sulsel Kelola Pekuburan 4,3 Ha

Reporter:

Editor:

Lukman

Rabu , 20 Juni 2018 22:19
DPP HIKMA Apresiasi DPW Sulsel Kelola Pekuburan 4,3 Ha

Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA) saat menggelar halal bi halal (HBH) di Gedung LAN II Antang, 20 Juni 2018.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ribuan warga Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA) larut dalam suasana idul fitri melalui kegiatan halal bi halal (HBH) di Gedung LAN II Antang, 20 Juni 2018.

HBH mengusung tema meneguhkan silaturahmi & aktualisasi nilai “TOBANA” Di era digital. Tema ini relevan dengan kondisi kekinian di mana era digital sudah menjadi keniscayaan sehingga masyarakat dituntut untuk cerdas memanfaatkannya.

“Di era digital diharapkan silaturahmi dan tolong menolong, bantu membantu dan nasehat menasehati (TOBANA) di kalangan warga HIKMA semakin teguh dan solid. Bukan sebaliknya makin rapuh dan renggang akibat keliru memanfaatkan media sosial,” ungkap Ketua Panitia Pelaksana HBH, Dr.H.Rahman Bando, S.P.,M.Si.

HBH merupakan kegiatan rutin DPW HIKMA pasca hari raya idul fitri. Di era digital pertemuan “dunia nyata” cenderung berkurang di ganti dengan pertemuan “dunia maya”.

Menurut Ketua DPW HIKMA Ir. A. Muh. Ansar Mangopo, M.Si, ada yang bertanya apa gunanya bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan melalui acara halal bi halal jika bisa dilakukan di media sosial?.

“HIKMA ini organisasi keluarga bersifat sosial, hubungan warga dikonstruksi oleh ikatan primordial kekeluargaan sehingga pertemuan face to face masih kontekstual dan harus dibudayakan di HIKMA,” lanjut A. Muh. Ansar.

DPP HIKMA yang wakili H.Muh.Said UR, S.E., M.Si selaku Sekretaris Jenderal, mengapresiasi kinerja DPW Sulsel yang intens berkegiatan membumikan “TOBANA” dan mendapatkan kepercayaan dari Yayasan Akhirat untuk mengelola lahan pekuburan HIKMA di Moncongloe Maros.

Selanjutnya Sekjen DPP menegaskan amanat Ketua Umum DPP H Iqbal Laranto bahwa di tahun politik, warga HIKMA wajib menyalurkan hak politiknya tapi dilarang keras mengatasnamakan atau menggunakan atribut-atribut organisasi HIKMA untuk kepentingan politik.

HBH kali ini di rangkaikan dengan penyerahan surat keputusan DPW HIKMA tentang pengelola pemakaman HIKMA di Moncongloe Kab. Maros. Pengelola pemakaman dibentuk setelah pihak Yayasan Akhirat melimpahkan hak pengelolaan lahan pekuburan 4,3 Ha di Moncongloe Kabupaten Maros kepada DPW HIKMA Sulsel yang dituangkan melalui nota kesepahaman.

“HIKMA patut berbangga dan berterima kasih kepada sesepuh dan tokoh-tokoh HIKMA yang telah menyiapkan perumahan masa depan buat generasinya,” ujar H.Muh.Said.

Hikma halal bi halal di sampaikan salah satu tokoh HIKMA, Prof.Dr.dr. Noer Bahri Noer, M.Sc. Dalam ceramahnya menekankan pentingnya saling memberi dan menerima maaf, salah satu ciri warga HIKMA adalah senantiasa menjaga dan memperbaiki kualitas hablum minallah wa hablum minnannas.

HBH di hadiri Walikota Makassar di wakili oleh Drs. Abdul Azis Hasan, M.Si, bupati Enrekang diwakili Drs. Mustakim Saleh Mallapa, mantan ketua DPW Sulsel: Ir. Ridwan Abdullah, M.Sc dan Ridwan Djohnny Silamma, SH, anggota legislatif : Hj. A.Tenri Sose, Adi Rasyid Ali, Arfan Renggong, pengurus DPP HIKMA: Dr. Mansyur Ahmad MS dan H.A.Rukman Karumpa, Ketua DPC dan Ranting. (*)


div>