MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

DPR Diminta Segera Uji Calon Komisioner KPU dan Bawaslu

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 13 Maret 2017 13:59
DPR Diminta Segera Uji Calon Komisioner KPU dan Bawaslu

Ilustrasi. foto: int

JAKARTA – Komisi II DPR diminta segera melakukan fit and proper test para calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawa Pemilu (Bawaslu). Sebab, masa jabatan anggota KPU dan Bawaslu Periode 2012-2017 akan segera berakhir pada 12 April 2017 nanti.

”Padahal, nama 14 calon anggota KPU dan 10 nama calon anggota Bawaslu periode 2017-2022 sudah diserahkan oleh Presiden kepada DPR pada pertengahan Februari 2017 yang lalu,” kata Titi Anggraini, Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/3).

Titi menuturkan, banyaknya agenda politik dan pemilu yang akan dihadapi, seharusnya Komisi II DPR dapat segera melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon anggota KPU dan Bawaslu karena transisi dan keberlanjutan kelembagaan KPU dan Bawaslu adalah salah satu kunci sukses dan tantangan, agar Pemilu 2019 yang akan diselenggarakan secara serentak untuk pertama kalinya berjalan dengan jurdil dan demokratis.

Jika tidak, anggota KPU dan Bawaslu periode 2017-2022 akan mengalami kesulitan dalam hal transisi bila proses uji kelayakan dan kepatutan berhimpitan dengan tenggat berakhirnya masa jabatan anggota KPU dan Bawaslu periode 2012-2017 pada 12 April.

”Apalagi, secara teknis, tidak ada hal yang menghambat Komisi II DPR untuk bisa melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan calon anggota KPU dan Bawaslu,” tuturnya.

Merespon hal tersebut, Ketua Komisi II DPR, Zainudin Amali, mengatakan, pihaknya akan melakukan pembahasan dan uji kelayakan kepatutan usai masa reses ini. Dirinya mengaku telah menerima 14 nama calon anggota KPU dan Bawaslu dari pemerintah. ”Kami akan membahas, tetapi setelah reses kami akan bahas,” kata Ketua Komisi II , Zainudin Amali, di Jakarta. (jpg)


Tag
  • Bawaslu
  •  
  • dpr ri
  •  
  • KPU
  •  
    div>