KAMIS , 20 SEPTEMBER 2018

DPR Minta Rektor di Seluruh Perguruan Tinggi Tangkal LGBT

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Sabtu , 06 Mei 2017 12:47
DPR Minta Rektor di Seluruh Perguruan Tinggi Tangkal LGBT

Pasangan LGBT. Foto ilustrasi.dok.JPG

JAKARTA – Langkah Rektor Universitas Andalas yang membatasi penyebaran Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) patut dicontoh perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Pandangan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih.

“Demi menyelamatkan jati diri bangsa, maka kebijakan rektor Andalas ini bisa jadi contoh buat rektor lain di seluruh Indonesia,” ujarnya, Sabtu (6/5).

Katanya, rektor punya kewenangan untuk menentukan kebijakan di kampusnya sejak masuk hingga lulusnya mahasiswa. Termasuk kebijakan membatasi bahkan melarang penyebaran LGBT.

Pertimbangan untuk menerima atau melarang menurut Fikri sah untuk kemajuan dan kebaikan kampusnya. Lagi pula, secara konstitusi LGBT tidak bisa berlindung di bawah alasan HAM karena yang berlaku di Indonesia adalah HAM yang sesuai norma agama sebagaimana UUD 1945 pasal 28.

“Dan LGBT bertentangan dengan norma agama. Berarti akan bertentangan dengan norma yamg berlaku di masyarakat Indonesia,” tegas politikus PKS itu.

Sebelumnya, Rektor Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat, Tafdil Husni membuat kebijakan yang mendapat respon cukup tinggi di kalangan akademik. Dia melarang kelompok LGBT berkembang di kampus tersebut.

“Silakan kuliah di Unand, tapi jangan mengembangkan virus kelainan seks itu kepada mahasiswa lain, karena itu penyakit,” tegasnya, Rabu (3/5).

Dalam website Unand, dicantumkan form surat pernyataan yang menyatakan calon mahasiswa bukan bagian dari kelompok LGBT. (jpg)


div>