SABTU , 17 NOVEMBER 2018

DPRD Bulukumba Bahas Rasionalisasi Anggaran Dengan Inspektorat

Reporter:

Salahuddin

Editor:

asharabdullah

Selasa , 10 Juli 2018 17:00
DPRD Bulukumba Bahas Rasionalisasi Anggaran Dengan Inspektorat

ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Andi Arman. Foto: Salahuddin/RakyatSulsel

BULUKUMBA, RAKYAT SULSEL.COM – Komisi A DPRD Bulukumba menggelar rapat evaluasi dengan Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba, di Gedung DPRD Bulukumba, Selasa (10/7/2018).

Rapat evaluasi yang dipimpin ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Andi Arman itu membahas rencana Pemkab Bulukumba melakukan rasionalisasi atau pemotongan anggaran sebanyak tiga persen di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Rapat evaluasi ini dilaksanakan terkait rasionalisasi anggaran 3 persen,” Andi Arman.

Sementara itu, Sekertaris Inspektorat Bulukumba, Nur Jalil mengaku mendapat jatah rasionalisasi sebesar Rp94 juta lebih.

Rasionalisasi anggaran di BKPSDM Bulukumba, tidak berbeda jauh dari Inspektorat. Ditahun anggaran 2018 ini, BKPSDM mengelola 6 program dan 33 kegiatan. Total anggaran yang dikelola Rp8 miliar lebih.

“Jumlah anggaran yang dipotong (dirasionalisasi) sebesar Rp157 juta lebih,” kata Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Bulukumba, Asraeni.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bulukumba, HA Mappiwali, mengaku mengalami defisit anggaran sebesar Rp42 miliar.

Salah satu langkah yang dilakukan untuk mengurangi defisit anggaran di APBD 2018 adalah dengan melakukan pemotongan atau rasionalisasi anggaran 3 persen di seluruh OPD. (*)


div>