SABTU , 19 JANUARI 2019

DPRD Bulukumba Pangkas Perjalanan Dinas dan Honor Pejabat

Reporter:

doelbeckz

Editor:

Jumat , 16 Desember 2016 16:38

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Perjalanan dinas pegawai dan pejabat Bulukumba, dipastikan dipangkas tahun anggaran 2017. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bulukumba bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bulukumba, sepakat mengurangi volume perjalanan dinas di Rancangan APBD Bulukumba 2017.

Ketua Banggar DPRD Bulukumba yang juga Ketua DPRD Bulukumba HA Hamzah Pangki bersama Ketua TAPD Bulukumba yang juga Sekda Bulukumba Andi Bau Amal, telah menandatangani kesepakatan tentang pemangkasan
perjalan dinas.

“Perjalanan dinas dirasionalisasi,” kata Hamzah Pangki, Jumat (16/12/2017).

Ketua Banggar DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki, mengingatkan kesepakatan pemangkasan perjalanan dinas saat membahas rencana kerja dengan Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Andi Ridwan, serta Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Andi Cawa Miri. Bahkan, Banggar DPRD menyerahkan notulen kesepakatan antara Banggar DPRD dengan TAPD soal rasionalisasi perjalanan dinas.

Anggota Banggar DPRD Bulukumba, Abd Kadir, mengaku, selain belanja perjalanan dinas yang dipangkas, belanja lain yang dirasionalisasi adalah belanja ATK, honor dan lembur, serta makan dan minum.

“Bila dihitung-hitung jumlahnya secara keseluruhan bisa miliaran rupiah,” kata Abd Kadir, anggota DPRD Bulukumba.

Legislator partai PKS ini, mencontohkan perjalanan dinas yang dipangkas seperti perjalanan dinas pejabat eseolon dua maksimal hanya enam kali setahun dari sebelumnya lebih dari Enam kali.

Begitu juga pejabat eselon tiga dan empat, juga dikurangi. Termasuk, perjalanan dinas bagi pejabat biasa (non eselon), maksimal hanya Lima pegawai saja yang bisa melakukan perjalanan dinas. (***)


div>