RABU , 13 DESEMBER 2017

DPRD Bulukumba Persoalkan Biaya Pegelaran Seni Budaya di Paris

Reporter:

Editor:

Lukman

Senin , 02 Oktober 2017 23:15
DPRD Bulukumba Persoalkan Biaya Pegelaran Seni Budaya di Paris

Anggota Banggar DPRD Bulukumba, Andi Arman

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulukumba, mengalokasikan dana Rp1,3 miliar untuk biaya pagelaran seni dan budaya di Paris, Francis.

Anggaran pagelaran seni dan budaya Rp1,3 miliar ini dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2017.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Januaris, mengatakan pagelaran seni budaya berupa pementasan sendatari I Laga Ligo, di Kota Paris, berdasarkan undangan UNESCO.

“Ada 20 orang penari dan 4 orang pendamping yang akan akan ikut pementasan sendatari I Laga Ligo di Kota Paris,” kata Januaris, di Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bulukumba, Senin (2/10).

Januaris menjelaskan, penggunaan dana Rp1,3 miliar itu sudah termasuk biaya tiket pesawat, akomodasi, makan minum dan cargo.

Sementara itu, Anggota Banggar DPRD Bulukumba, Andi Arman, mempersoalkan besarnya biaya pegelaran sendatari I Laga Ligo di Kota Paris. “Biaya Rp1,3 miliar terlalu besar,” kata Andi Arman.

Sementara itu, Anggota DPRD Bulukumba, Syamsir Paro, mengatakan sesuai surat yang diterima, penari dan pendamping hanya 16 orang bukan 20 orang. Anggaran yang diminta juga terlalu besar. “hitung-hitungan saya hanya sekitar Rp570 juta,” ujarnya. (*)


div>