SENIN , 23 JULI 2018

DPRD Bulukumba Soroti IGD RSUD Andi Sultan Daeng Radja

Reporter:

Salahuddin

Editor:

Lukman

Minggu , 11 Maret 2018 19:20
DPRD Bulukumba Soroti IGD RSUD Andi Sultan Daeng Radja

Ketua DPRD Bulukumba, Hamzah Pangki, bersama Keua Komisi D DPRD Bulukumba, Muh Bakti, sidak RSUD Bulukumba.

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, sudah meresmikan gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, 6 Februari 2018 lalu. Meski sudah lebih dari sebulan diresmikan, namun belum juga digunakan alias difungsikan.

Anggota DPRD Bulukumba mulai menyoroti IGD RSUD Bulukumba yang dibangun dengan dana Rp19,5 miliar. Saat melakukan sidak pekan lalu, legislator melihat gedung IGD yang disebut-sebut terbesar di Sulsel itu, lantainya masih kotor.

Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, menyoroti alat kesehatan yang belum difungsikan. Padahal, biaya pembelian alat kesehatan lumayan besar. Dirinya meminta IGD harus segera difungsikan.

Manajemen RSUD Bulukumba, Saharuddin, mengaku baru meja operasi yang sudah ada. Ruang IGD belum dilengkapi tempat tidur. Sementara itu, Inkubator dan mesin anastesi, belum datang, masih menunggu pengiriman dari luar negeri. Karenanya, IGD belum difungsikan sampai saat ini. (*)


div>